ACT Sumbar Bekali Relawan Dengan Kemampuan Water Rescue

Penulis -

Selasa, 24 Desember 2019 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Banjir hampir sebulan terakhir menimpa sejumlah wilayah rawan banjir di Sumatera Barat. Tanpa jeda, banjir terus menerjang Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Sijunjung, Pasaman Barat, Agam, Solok Selatan bahkan Kota Padang.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat sebagai Lembaga Kemanusiaan dengan prinsip Total Disaster Management menyikapi bencana banjir secara menyeluruh. Mulai dari fase emergency seperti evakuasi, bantuan logistik, pelayanan kesehatan cuma-cuma, trauma healing sampai pada fase recovery infrastruktur.

Sebelum jauh masuk ke fase pemulihan, permulaan yang paling penting adalah di fase kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana. Upaya ini disikapi ACT Sumbar dengan menyiapkan tim rescue yang punya kemampuan mumpuni.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dalam kasus bencana banjir, kemampuan ini bertumpu pada urusan water rescue, atau kemampuan menyelamatkan nyawa korban di dalam air.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan pelatihan water rescue di Bandakali GOR H Agus Salim atau GHAS Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan water rescue pada Senin (23/12), dipimpin oleh instruktur ACT Pusat serta diikuti para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan wartawan yang hadir.

Kepala Cabang ACT Sumbar, Zeng Wellf mengatakan pelatihan dasar penyelamatan itu dimaksudkan untuk penyelamatan korban bencana di air.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Menurutnya, kegiatan kali ini bertujuan untuk upaya penyelamatan korban di air. “Kemarin (Senin, 23/12) kami mempelajari dasar tentang penyelamatan korban di air. Semua peralatan lengkap ada perahu dan peralatan yang lainnya,” kata Zeng Wellf melalui keterangan tertulis, Selasa (24/12).

Sebelum melakukan pelatihan, instruktur memberikan informasi mengenai nama peralatan dan guna alat keselamatan.

Water rescue yang dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB menyiapkan peralatan seperti pelampung, tali, helm, dayung, serta perahu.

“Tujuannya ya tentu saja untuk upaya penyelamatan korban di air,” jelas Zeng Wellf. Saat pelaksanaan kegiatan, setiap perahu diisi oleh 6 hingga 7 penumpang. Nantinya setiap penumpang akan berperan sebagai korban yang harus diselamatkan. Upaya penyelamatan korban dilakukan secara bergantian.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selain itu instruktur juga memberikan pengetahuan mengenai bagaimana menggunakan perahu secara baik. “Saya harap pelatihan ini dapat dijadikan kegiatan positif yang nantinya dapat membantu para korban,” paparnya.

Sebelumnya dalam hal ini juga serah terima bantuan perlengkapan rescue dari OVO untuk Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat yang nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan rescue di daerah Sumatera Barat. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB