ACT Sumatera Barat Launching Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan

Penulis -

Kamis, 13 Agustus 2020 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat melaunching program Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan, Rabu (12/08). Program ini dibuat untuk masyarakat prasejahtera yang mengalami kesulitan akibat pandemi Covid-19 ini.

Zeng Wellf selaku Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat mengatakan Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan merupakan aksi filantropi yang dilakukan dari masyarakat untuk masyarakat. Aksi ini melibatkan semua elemen masyarakat untuk memberikan sedekah kepada masyarakat prasejahtera di era new normal ini, yang belum juga mengalami pemulihan ekonomi.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Banyak usaha kecil terdampak pandemi Covid-19 yang hingga saat ini mengalami penurunan penjualan. Pedagang-pedagang kecil mulai kehilangan pembeli, kesulitan mendapatkan bahan baku, sulit mengembalikan pinjaman, hingga berdampak pada nihilnya penghasilan.” terangnya.

“Insya Allah Lumbung Sedekah Pangan ini akan hadir di Masjid, Sekolah, perumahan, perkantoran, Mall dan Swalayan yang menjadi pusat rak-rak Lumbung Sedekah Pangan ini. Dan nantinya sekali 3 hari tim ACT akan menjemput kedermawanan masyarakat yang berdonasi pangan di rak-rak Lumbung Sedekah Pangan yang tersedia, dan nantinya akan kita salurkan ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan”. sambungnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, Pemko Padang melalui Kepala Dinas Sosial Kota Padang Afriadi memberikan apresiasi kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan inovasi tersebut.

“Program ini bisa sangat-sangat membantu masyarakat kita terutama yang terdampak Covid-19 ini. Sejak Pandemi Covid-19 ini sudah sama-sama kita ketahui sudah banyak bantuan yang diberikan ACT untuk masyarakat prasejahtera.” terangnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Lebih lanjut ia mengatakan, rak Lumbung Sedekah Pangan nantinya juga bisa diadakan di kantor-kantor SKPD Padang terkait, agar nantinya rak-rak yang tersedia di isi PNS

“Semoga dengan adanya inovasi program Lumbung Sedekah Pangan dari ACT ini dapat memfasilitasi para dermawan yang ingin bersedekah langsung berupa pangan dan ACT menjembatani kedermawanan agar masyarakat prasejahtera bisa terbantu” tutupnya. (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB