Abrasi Terus Terjadi, Warga Muara Kandis Harapkan Pemkab Bangun Penahan Ombak

Penulis -

Rabu, 4 Juli 2018 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Painan, Prokabar – Untuk meminimalisir dampak abrasi yang terjadi sejak 2009 lalu, Warga Nagari Muara Kandis, Kecamatan Linggo Sari Baganti, mengharapkan pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan membangun penahan ombak di tepi pantai.

“Abrasi pantai telah menggerus 30 unit rumah sejak 2009 lalu. Agar tidak terus melebar, kami sangat membutuhkan pembangunan penahan ombak,” kata Wali Nagari Muara Kandis, Helkamsi, Rabu (4/7).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia menambahkan saat ini pemerintah memang telah mulai membangun batu penahan ombak di bibir Muara Kandis Punggasan, dan kegiatan tersebut diyakini akan meminimalkan abrasi pantai.

Pembangunan batu penahan ombak itu dilaksanakan dengan anggaran Rp2,2 miliar dengan panjang 80 meter.

Agar daerah setempat aman dari abrasi pantai dibutuhkan batu penahanan ombak sepanjang tiga kilometer.

“Jika batu penahan ombak sepanjang tiga kilometer dibangun maka Nagari Muara Kandis akan aman dari abrasi, karena telah mencakup garis pantai nagari secara keseluruhan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Hal tersebut lanjutnya, telah dilaporkan ke bupati setempat dan pejabat pemerintah kabupaten memperkirakan kegiatan itu akan menelan biaya hingga Rp43 miliar.

Kendati demikian, meski pembangunan batu penahan ombak baru sebatas itu, pihaknya mengaku sudah agak lega karena 50 unit rumah warga yang berisiko terdampak abrasi akan direlokasi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Relokasi dilaksanakan dengan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyebutkan rencana pembangunan batu penahan ombak telah disampaikan ke pemerintah pusat dan saat ini masih menunggu kepastian.

Sementara relokasi rumah warga yang berisiko terdampak abrasi pantai akan dilaksanakan tahun ini, ujarnya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB