Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Abrar: Yang beredar Itu Data Pencatatan, Bukan Hasil Tracking

Dibaca : 2.3K

Tanah Datar, Prokabar –Media sosial di Tanah Datar, baik group Whatsapp maupun facebook dihebohkan dengan beredarnya data Yang dianggap sebagai data tracking orang yang sempat berkontak erat dengan pasien positif Covid 19. Alhasil, protes dan keresahan-pun timbul ditengah tengah masyarakat.

Menjawab hal tersebut, Juru bicara tim Penanggulangan Covid 19, Abrar mengatakan jika data yang tersebar itu tidaklah benar adanya. Data tersebut diakui memang milik Tim Penangan Covid 19, namun baru sekedar data pencatatan awal, bukan data hasil tracking.

” itu kan baru data pencatatan awal, bukan hasil tracking kita. Tracking datanya kan kita ulang lagi, tidak segampang yang kita pikirkan. Kita kan harus ada wawancara yang lebih mendalam, dikonfirmasi pula dengan si kasus (pasien). Data yang tersebar itu juga tidak ada tanda tangannya,” kata Abrar.

 

Abrar juga mengungkapkan, saati ini juga terjadi perubahan data tracking kontak erat pasien. Hal ini terjadi karena ada kekeliruan informasi dari data yang disampaikan.

” kita sekarang menemukan ada data yang tidak sebenarnya. Maksudnya, setelah rapid kita lakukan, kita tanya apa dia kontak dengan pasien, dijawab iya, tapi tidak kontak erat, hanya kontak dari jauh. Jadi data awal disampaikan itu tentu berubah. Tidak semuanya kita karantina,” ungkapnya lagi.

Sampai saat ini, tim penanganan Covid 19 Tanah Datar masih melakukan pengakuratan hasil tracking yang sebelumnya dilakukan.

Lebih lanjut,orang yang akan dikarantina berkategori benar benar kontak erat dengan pasien sejak H-2 dengan jarak 1 meter lebih kurang dan satu ruangan dengan pasien. Dari hasil rapid tes yang dilakukan pada jumat malam hingga sabtu siang, seluruhnya dinyatakan negatif. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top