Target Pendapatan RSUD M Zein Painan 2022 Turun, Ini Alasannya

Penulis -

Kamis, 9 Desember 2021 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M.Zein Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menurunkan target pendapatan dari semula Rp75 miliar pada 2021, menjadi Rp72 miliar pada 2022.

Direktur RSUD M.Zein, Harefa mengatakan, dirinya tidak memberikan alasan lebih rinci menyangkut target pendapatan RSUD ini diturunkan, hanya saja alasan realistis.

“Target pendapatan tahun 2022 kami turunkan menjadi Rp72 miliar, itu hanya alasan realistis, kenapa tahun-tahun lalu targetnya itu tidak tercapai, karena alasannya tidak realistis, kalau dari awal target tidak tercapai mengapa harus dibesarkan, kan percuma,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dia menambahkan, target tersebut sudah masuk ke tim anggaran Pemkab Pessel dalam pembahasan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Dari Rp72 miliar target yang kami patok berarti pendapatan dikisaran Rp5,2 miliar perbulannya. Artinya kami tidak punya alasan target lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Untuk mencapai target Rp72 miliar itu, Harefa menyebutkan, pelayanan poliklinik dokter spesialis terus ditingkatkan. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah tenaga dokter spesialis yang ada. Para dokter spesialis tersebut diharapkan mampu melayani pasien yang berobat ke RSUD M. Zein.

Sering itu, pihaknya juga akan membentuk sumber daya manusia seperti tim marketing dan promosi kelapangan untuk menyakinkan masyarakat, bawah fasilitas RSUD ini sudah lengkap.” Saya lebih menginginkan seperti itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kita sudah memiliki dokter spesialis yang beragam, dan personil yang memadai, sehingga pasien dapat pelayanan maksimal,” jelasnya.

Menurutnya masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan khususnya dokter spesialis ini dengan jadwal yang sudah ditentukan.

“Karena jadwalnya sudah ditentukan, maka masyarakat bisa memanfaatkan sesuai waktu yang ada itu,” tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB