Di Surau Sitapuang Gadang, Bupati Tanah Datar Pertama Pernah Berkantor

Penulis -

Rabu, 24 November 2021 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Datar, Prokabar- Sitapuang Gadang adalah sebuah kampung terpencil yang berada di wilayah Jorong Mandahiliang, Nagari Lawang Mandahiliang, Kecamatan Salimpaung, Tanah Datar. Kampung kecil nan sunyi serta jauh dari kebisingan itu dikelilingi oleh perbukitan.

Di kampung itu dahulunya dulu roda pemerintahan Kabupaten Tanah Datar pernah dikendalikan oleh Bupati pertama yang bernama Sidi Baharuddin, yaitu pada era revolusi fisik setelah agresi militer Belanda yang kedua (1948-1949).

Sitapuang Gadang merupakan tempat yang bersejarah di Tanah Datar. Bagaimana tidak, tahun 1948 Bupati Tanah Datar yang pertama Sidi Bakaruddin pernah berkantor di Sitapuang Gadang pada sebuah surau. karena waktu itu, situasi tidak nyaman maka mengungsilah pemerintahan kabupaten ke Sitapuang Gadang.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Saat ini, surau itu sudah direhab.

Tokoh masyarakat setempat, Helpi berkisah Sitapuang Gadang merupakan asal usulnya masyarakat nagari Lawang Mandahiling. Karena selama ini masih terisolir belum ada jalan yang bisa dilalui kendaraan roda empat maka masyarakat sebagian membuat rumah dipinggir jalan raya, sehingga saat ini tinggal 30 kepala keluarga lagi yang bermukim di Sitapuang Gadang.

Pada tahun 1990 katanya, melalui kegiatan ABRI Masuk Desa (AMD) dibukalah jalan menuju Sitapuang Gadang. Mulai saat itu terbebaslah Sitapuang Gadang dari keterisoliran.

Pada tahun 2013, jalan menuju Sitapuang Gadang sepanjang 2,3 km sudah diaspal dan juga telah dialiri listrik. Selanjutnya pada tahun 2016 dibangun sebuah monument yqng saat ini tempatnya rawan longsor.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Akses jalan sampai ketuguh masih kurang 100 meter lagi. Jauh di balik bukit di belakang tugu tersebut adalah kawasan pertanian basah dan kering yang sangat luas terpaksa dibiarkan mengingat akses jalan pertanian yang tidak ada.

Hal yang dikeluhkan masyarakat setempat adalah masalah jaringan internet.

Menanggapi hal tersebut Bupati Eka Putra sampaikan, Sitapuang Gadang memiliki nilai sejarah untuk itu mari kita bersma-sama mengingatkan kepada generasi penerus bahwa pemerintahan Tanah Datar pertama di kendalikan dari lokasi ini, untuk akses jalan usaha tani, silahkan musyawarah bersama untuk pembebasan lahan, setelah jelas akses yang akan dilewati pemda kan lakukan pembanguan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Lebih lanjut Eka putra katakan dilokasi ini kedepannya bersama-sama kita bangun duplikat kantor bupati untuk mengingatkan kembali sejarah pemerintahan Tanah Datar pertama di Sitapuang Gadang dan selanjutnya juga bisa di jadikan wisata sejarah.

Bupati Eka Putra juga menghimbau masyarakat untuk mengsukseskan Pemilihan Walinagari (Pilwanag) yang tak lama lagi akan dihelat.

“Luangkanlah waktu untuk datang ke TPS memberikan hak suara sesuai pilihan masing-masing karena memilih itu penting demi masa depan nagari,” tutup Eka. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB