Mahasiswa Kuasai Teknologi, Akademisi Jangan Sampai Tertinggal

Penulis -

Minggu, 14 November 2021 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar.com – Akademisi yang cepat mengubah diri akan membuat kampus mengalami kemajuan cepat. Sebaliknya, akademisi yang terlalu lama terpaku dan kaku tanpa melihat kemajuan akan membuat kampus itu mati suri menjadi museum.

Demikian dikatakan oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, usai menutup Workshop Evaluasi dan Revisi Kurikulum Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Imam Bonjol Padang, di Daima Hotel Padang, Minggu (14/11).

“Setelah workshop ini, kita akan melanjutkan dengan Workshop Akselerasi Kompetensi Dosen. Sebagai evaluasi dan tindak lanjut dari Pengembangan Kurikulum Berbasis Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM),” ujar Wako, demikian ia akrab disapa.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Di hadapan puluhan akademisi FDIK, Wako menyatakan, perubahan kurikulum merupakan sebuah kemestian karena Industri 4.0 dan Society 5.0 memberi kesempatan kepada siapapun untuk sukses, asalkan memiliki kompetensi yang tinggi dan terukur dalam bidangnya.

BACA JUGA : Cerita Mahasiswa Kampar Tentang Hidup di Kazakhstan

“Mahasiswa hari ini, adalah mahasiswa milenial. Generasi Z, yang cakap dan akrab dengan teknologi informasi. Dosen yang tak cakap, bakal ketinggalan oleh mahasiswa. Sebab itu, akademisi harus dinamis menghadapi zaman walaupun ilmu pengetahuan sebelumnya tetap berguna,” tambahnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurutnya, tidak ada lagi kebanggaan bagi orang yang menyebut dirinya gagap teknologi. “Sekarang harus akrab dengan teknologi. Dosen sebagai tenaga pendidik harus cakap teknologi, sebab mahasiswa hari ini jauh lebih cakap,” tuturnya.

Pada Workshop Akselerasi Kompetensi Dosen, yang digelar Rabu (17/11) nanti, Pakar Kurikulum dari Universitas Negeri Padang, Dr. Darmansyah, M.Pd, akan memandu langsung secara teknis para dosen FDIK untuk melahirkan kurikulum berbasis Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Wakil Dekan I FDIK UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Wanda Fitri, M.Si menyatakan, kurikulum yang tepat, dosen yang cakap, sistem yang lancar, akan melahirkan mahasiswa yang siap pakai di dunia kerja dan hidup sukses di tengah masyarakat.

“Integrasi nilai etik dan kecakapan dalam kurikulum, khususnya pada FDIK UIN Imam bonjol merupakan pembeda (distingsi) dari FDIK lain,” kata Wanda. []

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB