Padang, Prokabar – Cabang olahraga gulat Sumatera Barat menargetkan dua medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX yang akan berlaga di klaster Merauke.
Andree algamar , Manager tim gulat provinsi sumbar mengatakan melihat sambutan yang diberikan perantau Minang saat mendarat di Merauke membakar semangat anak-anak memberikan untuk kontingen ranah minang saat berlaga nanti.
“Kami tidak mengira sambutan yang luar biasa oleh ikatan keluarga Minang di marauke mulai dari penyambutan kami di bandara Mopah hingga ke Rumah Gadang IKM, tidak itu saja kontingen gulat Sumbar juga di jamu makan bersama , ini tentu sangat jarang ditemukan terutama di timur ujar Andree saat melakukan konferensi pers di studio mini RRI yang di siarkan secara langsung dari Merauke.
Andree pastikan, saat ini delapan atlet gulat Sumbar sudah berada di Merauke dan menjalani program latihan pra pertandingan untuk menjaga kondisi fisik.
Delapan atlet itu turun di delapan kelas yang berbeda dan dua medali emas ditarget dari tim ini.
Sebelumnya di PON Jawa Barat 2016, gulat Sumbar menyumbangkan emas dari Husnul Amri di kelas 87 kilogram gaya bebas. Kemudian Heru Fernandes meraih perak di kelas 57 kilogram gaya bebas.
“Awalnya kita ada sembilan atlet namun seorang diterima menjadi polisi dan tidak mendapat izin berangkat ke PON Papua. Kami optimistis dengan target itu,” kata Andree yang juga merupakan kepala dinas perdagangan Kota Padang
Tim gulat Sumbar pada Kamis (7/10) akan mengikuti pertemuan teknis dan pengundian pertandingan. Selanjutnya laga gulat akan dimulai pada Jumat (8/10) hingga 14 Oktober 2021 di GOR Futsal Dispora Kabupaten Merauke.
Andree dan arnaldi pelatih gulat dan seluruh ofisial yang tergabung dalam kontingen gulat Sumbar berharap dukungan dan doa dari masyarakat Sumatera barat agar pada pertandingan nanti bisa memberikan medali emas yang pastinya akan mengharumkan nama Sumatera Barat di kancah olahraga nasional khususnya dari cabang olah raga gulat.(rls)
















