Palito Nyalo Gelar Pertunjukan Budaya Rantau Malin

Penulis -

Senin, 20 September 2021 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Palito Nyalo kelompok seni adat dan budaya minangkabau dipercaya kementrian pendidikan dan kebudayaan menampilkan pertunjukan drama tari Rantau Malin.

Penampilan garapan pertunjukan Palito Nyalo Rantau Malin ini di selenggarakan pada senin tanggal 20 september 2021 jam 20.00 wib di ladang tari nan jombang dan di siarkan live melalui youtube chanel palito nyalo tv.

“Pertunjukan Rantau Malin ini merupakan program muhibah budaya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka program jalur rempah 2021. Pertunjukan rantau malin kami angkat dalam drama tari karena memiliki spirit dan kedekatan histori dengan tema jalur rempah,” jelas Sutradara, Dasrul.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dalam cerita ini, mengisahkan kehidupan masyarakat nelayan di pingir pantai barat sumatera. Ketertindasan dan monopoli jalur perdagangan yang dilakukan pihak kolonial di paparkan secara apik dengan kisah kehidupan pemuda minang bernama malin. Malin tidak tahan dan kuasa melihat perilaku semena menwa kaum penjajah. Untuk itu, malin memutuskan untuk pergi merantau dalam rangka mencari kehidupan dan pemikiran. Kerja keras dan ulet malin berhasil di rantau dan mampu menjadi saudagar rempah di kawasan melayu. Akhirnya dia mampu mengetahui dunia perdagangan, sehingga dengan kemampuan dan kekuatan jaringanya, dia akhirnya pulang kampung dan membangun kampung halaman dengan menjadi saudagar rempah di kampung halaman,” lanjut ketua palito nyalo ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dasrul menambahkan pertunjukan ini tidak dapat terwujud jika tidak ada bantuan dari pemerintah melalui Sirjen Kebudayaan dan BNPB Sumbar.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyaksikan secara langsung pertunjukan Rantau Malin melalui youtube chanel Palito Nyalo TV pada senin tanggal 20 september 2021 jam 20.00 wib. Durasi pertunjukan 30 menit, dan kami yakin penonton akan menikmati pertunjukan yang apik khas seni budaya minangkabau, kolaborasi silek, tari, dan musik minang akan disuguhkan oleh anak anak palito nyalo.” Pungkas Dasrul, Master Ilmu budaya, pariwisata dan media ini.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB