Ide dari Kentut, Siswa SMP 6 Padang Panjang Ciptakan Alat Pendeteksi Covid-19

Penulis -

Senin, 30 Agustus 2021 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMP 6 Padang Panjang saat uji coba ruangan dengan alat tes Covid-19 di SMP 6, Kota Padang Panjang.

Siswa SMP 6 Padang Panjang saat uji coba ruangan dengan alat tes Covid-19 di SMP 6, Kota Padang Panjang.

Prokabar.com, Padang Panjang– Pandemi Covid 19 tidak menyurutkan semangat siswa SMP 6 Padang Panjang untuk berinovasi.

Siswa SMP 6 Padang Panjang, menciptakam alat screening penciuman digital, yang berfungsi untu mendeteksi awal Covid-19.

Siswa SMP 6 Padang Panjang Fahuwa Yasfini mengatakan pembuatan alat ini dengan riset dan penelitian lebih kurang dua bulan.

“Risetnya lebih kurang dua bulan sebelum berlangsungnya belajar tatap muka. Idenya itu dari kentut yang menyebarkan bau,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia menggambarkan alat ini bentuknya sederhana dan terbuat dari barang-barang yang ada di sekitar, seperti pedal terbuat dari kayu papan dan pegasnya dari sendok.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sandiaga Uno Apresiasi 4 Desa Wisata dari Sumbar

Kemudian tempat sumber bau atau aroma dari kotak makanan yang. Sementara baunya berasal dari aroma buah-buahan.

“Sistem kerjanya gampang, untuk masuk ke bilik siswa cukup menginjak pedal yang berada di luar bilik, kemudian secara otomatis pintu bilik terbuka.”

“Kemudian siswa masuk ke dalam bilik, di dalam bilik alat yang menghantarkan bau atau aroma berputar secara acak dan berhenti.”

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Saat berhenti, siswa kemudian memijak salah satu pedal untuk memilih bau atau aroma apa yang keluar dari sumber,” terangnya.

“Bila benar, maka pintu bilik akan otomatis terbuka. Namun bila jawaban salah, maka pintu tidak terbuka dan kemudian siswa tersebut akan di evakuasi,” lanjutnya lebih rinci.

Sementara itu, Kepala sekolah SMP 6 Padang Panjang Muji Sirwanto mengatakan untuk pengujian alat ini pihak sekolah melibatkan pihak kesehatan dan BPBD.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Adanya alat ini, bisa menjadi pendeteksi awal Covid-19 dan sekolah lain, kantor atau lembaga di Kota Padang Panjang bisa juga bisa menggunakannya,”  kata Muji Sirwanto.

SMP 6 sendiri memang telah banyak membuat inovasi-inovasi untuk keamanan belajar semasa pandemi, seperti alat thermal gate, absensi digital, rachel belajar online tanpa kuota internet.

Bahkan siswa SMP 6  ini juga menyimpatan alat penyemprot disinfektan otomatis. Alat ini bisa mengatur penyemprotan sesuai jadwal yang diinginkan. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB