Longsor Ancam Pustu Malalak Barat, Banjir Susulan di Bukik Batabuah

Penulis -

Rabu, 25 Agustus 2021 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Bencana alam terus dialami sejumlah daerah di Kabupaten Agam. Banjir susulan dan longsor berlangsung di Kecamatan Candung dan Malalak.

Kalaksa BPBD Agam, Muhammad Lutfi dan Kabid KL, Syafrizal melalui Pusdalops-PB menyampaikan, berdasarkan informasi dari Walinagari Bukik Batabuah dan Malalak Barat, telah terjadi bencana banjir susulan dan Tanah Longsor.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Kejadian pertama berlangsung di Malalak Barat, tanah longsor mengancam keberadaan Puskesmas Pembantu atau pustu. Kejadian berlangsung Senin malam (23/8), namun laporan baru diterima, Selasa (24/8) dari Walinagari Malalak Barat.

“Lokasi berada di Pasa Lurah, Jorong Jalan Bantiang Selatan, Nagari Malalak Barat Kecamatan Malalak. Tanah longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi. Dam penahan pustu itu runtuk sepanjang 15 meter dengan ketinggian 8 meter,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sedangkan banjir susulan terjadi di Koto Panjang, Jorong Kubang Duo Koto Panjang, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang. Kejadian sama pada Senin (23/8) dan menerima laporan Selasa (24/8).

Hujan intensitas tinggi juga jadi pemicu terjadinya banjir berulang-ulang. Akibatnya, penahan drainase jebol dan aliran air meluap.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Sekitar empat meter, drainase jebol dan mengakibatkan genangan air akses jalan kabupaten dari Tanjung alam menuju Koto Baru,” terangnya.

Kejadian tersebut lanjutnya, telah ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak sempat dan Dinas PUPR Agam.

“Kami sudah melakukan pendataan dan pengkajian untuk penanganan lebih lanjut dari Dinas PUTR Kabupaten Agam,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB