Padang, prokabar – Cabang Angkat berat, pernah menjadi primadona olahraga Sumatra Barat. Tapi, sekarang cabang bagian PABBSI ini mulai gersang. Regenerasi yang terjadi, belum mampu menyamai generasi emas angkat berat Sumbar era 1980-1990.
Walau begitu, untuk PON XX 2021 Papua, Angkat berat masih punya “nyali” memasang target emas. Tak banyak, hanya satu emas yang ditargetkan. Dua nama yang diprediksi bisa mewujudkan emas angkat berat adalah Iskandar (putra) dan Risa Oktaviani (putri).
Sumbar terakhir meraih medali emas PON angkat berat tahun 2012 atas nama lifter putri, Mela Eka Rahayu yang turun di kelas 70kg. Empat tahun lalu, Sumbar nihil emas angkat berat.
Kalau dilakukan napak tilas angkat berat Sumbar di PON, maka hasil terbaik terjadi pada PON 1985 di Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, Angkat berat meraup 12 medali emas dari total 19 medali emas yang diraih kontingen Sumbar.
Saat itu, tiga lifter merenggut tiga emas, yaitu Nanda Telambanua, Eddy Hermanto, dan Thomas Gomes. Ditambah tiga emas dari lifter Yulius Beng, Thio Hok Seng, dan Dendy Chan yang masing-masing meraih satu medali emas.
Empat tahun berikutnya, PON 1989, Angkat berat sedikit menurun, karena hanya mampu meraih lima medali emas. Lima emas itu dipersembahkan Thio Hok Seng (2 emas), Nanda Telambanua (2), dan Dendy Chan yang merupakan atlet bulutangkis yang hijrah ke angkat berat, menyumbang satu emas.
PON berikutnya tahun 1993, angkat berat semakin menurun dan hanya meraih satu medali emas melalui Nanda Telambanua.
Masa jaya angkat berat Sumbar benar-benar berakhir di dua PON berikutnya di Jakarta 1996 dan Surabaya 2000. Di dua edisi PON itu, angkat berat hampa medali emas.
PON 2004 Palembang, Sumbar kembali meraih emas melalui lifter senior Suluhmi Harefa, yang akhirnya pecah telor meraih emas PON, setelah tiga PON beruntun berkutat dengan perak dan perunggu.
Kembali hampa emas di PON 2008 Kalimantan Timur, Medali emas angkat berat kembali hadir di PON 2012 Riau. Mela Eka Rahayu, menjadi lifter putri pertama Sumbar yang meraih medali emas PON, sekaligus medali emas terakhir angkat berat di ajang PON. Empat tahun lalu, di PON XIX Jawa Barat, Sumbar juga nihil emas.
Bagaimana PON 2021 Papua? Akankah era emas angkat berat Sumbar akan kembali, atau memperpanjang masa hampa medali emas PON. Kita tunggu kabarnya dari Auditorium Universitas Cendrawasih Kota Jayapura, 11-15 Oktober 2021.
Daftar Atlet dan Official Angkat Berat Sumbar
1 Aprio Hendri: Atlet
2 Iskandar: Atlet
3 Lamdoras Situtu: Atlet
4 Risa Oktaviani: Atlet
5 Yosef Edwin Purnama Putra: Atlet
6 Fatimah, SH: Pelatih/Official
7 Joniman Baeha: Pelatih/Official
8 Alfis: Asisten Pelatih/Official. (RMO)
















