Prokabar.com, Padang – Sebanyak 7 daerah di Sumatera Barat (Sumbar) masih rendah dalam testing Covid-19.
Ketujuh daerah itu adalah Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Pasaman Barat.
Epidemilog Universitas Andalas (Unand) Defriman Djafri mengatakan testing Covid-19 di ketujuh daerah itu belum merata atau masih terbatas.
Di Kabupaten Agam hanya 0,7 yang dites perpekan dalam per seribu orang.
Kabupaten Limapuluh Kota 0,6 orang, Kabupaten Padang Pariaman 0,8, Kabupaten Pasaman 0,7, Kabupaten Pasaman Barat 0,5, Kabupaten Pesisir Selatan 0,5 dan terakhir Kabupaten Solok 0,6.
Baca Juga:
Jejak Sejarah Sumbar di PON; Jakarta 1973, Pertama Kali Bendera Tuah Sakato Berkibar di Arena PON
“Penambahan kasus sedikit bukan berarti daerah itu aman, lihat angka testingnya dulu,” kata Defriman, Selasa (10/8).
Analisis Defriman pada 25 Maret 2020 sampai 7 Juni 2021 menyebut Kabupoten Mentawai mencatatkan angka testing Covid-19 teraik, yakni 4,2.
Menyusul di Kota Padang Panjang dengan angka 3,7 dan Kota Padang 3,3.
Melihat angka ini, daerah dengan angka positi Covid-19 rendah bukan berarti peanganan pandemi di sana membaik.
Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand tersebut justru menilai daerah tersebut bisa jadi lebih berbahaya karena banyak kasus yang tidak terdeteksi.
















