Agam, Prokabar – Pemilihan Calon Walinagari Se-Kabupaten Agam akan berlangsung sejak Juli hingga November 2021 mendatang.
Tahapan awal sudah dimulai dengan pembentukan panitia dan pengawas, hingga penjaringan bakal calon melalui musyawarah jorong.
Hal itu pun berlangsung di Kampung Kelahiran Buya Hamka, tepatnya di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Tahapan sudah masuk pada penjaringan dan berlanjut pada Pendaftaran Bakal Calon Walinagari berlangsung pada 28 Juli hingga 3 Agustus 2021.
Camat Tanjung Raya, Handria Asmi mengatakan proses tahapan pilwana atau pemilihan walinagari sudah berlangsung. “Untuk saat ini hanya dua nagari yang melangsungkan pesta demokrasi pemilihan calon pemimpin mereka,” ungkap Camat Tanjung Raya.
Pelaksanaan Pilwana Serentak di Agam secara e-Voting atau elektronik dan ada 25 Nagari atau desa yang melaksanakannya.
“Kita masih memantau perkembangan pelaksanaan dan menunggu laporan panitia bersama pengawas yang telah dibentuk di masing-masing kenagarian,” terang Camat Tanjung Raya, Handria Asmi.
Sementara itu, Pejabat Walinagari Sungai Batang, Rustian didampingi Ketua Panitia Pelaksana Pilwana Sungai Batang 2021, Mayulis mengatakan, tahapan pencalonan telah berlangsung sejak 16 hingga 27 Juli 2021.
“Pada tahapan pencalonan ini, panitia telah melakukan sosialisasi jadwal pendaftaran bakal calon. Bahkan di tiap jorong melalui musyawarah jorong, sudah selesai melaksanakan penjaringan bakal calon dari masyarakatnya,” ujarnya.
Selanjutnya, terhitung dari Rabu, 28 Juli hingga 3 Agustus 2021 akan berlanjut pada tahapan pendaftaran Bakal Calon Walinagari. Panitia Pemilihan Walinagari akan menanti di Sekretaria Kantor Walinagari Sungai Batang.
“Tahapan berikutnya seleksi administrasi, menetapkan perpanjangan jika jumlah pendaftar melebihi lima orang peserta pada 4 Agustus hingga 6 September,” imbuhnya.
Untuk saat ini, Bakal Calon sudah mencapai delapan orang dari hasil musyawarah Jorong. Di Sungai Batang sendiri ada tujuh jorong.
“Pengusulan Bakal Calon itu ditunjuk melalui musyawarah jorong yang dihadiri lima unsur seperti Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang dan Generasi Muda,” tutupnya. (rud)
















