Orangtua Dengan Anak Usia Remaja Diingatkan Bahwa Tawuran Masih Marak Di Padang

Penulis -

Minggu, 25 Juli 2021 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Anggota DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman ingatkan setiap orangtua yang memiliki anak belasan tahun atau usia remaja untuk menjaga anak anak mereka agar tidak keluar malam.

Ini disampaikan menyusul masih tingginya potensi tawuran remaja di Padang saat malam hari.

Potensi tawuran oleh anak-anak geng motor ini tidak hanya di malam minggu saja, namun juga hampir setiap malam.

Modusnya adalah mereka berkonvoi dengan jumlah belasan hingga puluhan orang dengan membawa balok hingga senjata tajam, dan membabi buta mencari pengendara motor usia remaja, untuk dikejar beramai-ramai sembari menghunuskan senjata tajam berikut benda tumpul atau lainnya sebagai senjata.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Imbauan ini disampaikan, menyikapi tewasnya Farhan seorang remaja berusia 16 tahun usai diserang membabi buta oleh sekelompok geng tawuran di kawasan bypass kilometer 11 Padang pada selasa dinihari.

Kejadian ini juga membuat rekan korban andika mengalami luka berat. Pelaku sendiri telah tertangkap pada selasa malam, yakni GS remaja berusia enam belas tahun yang berdomisili di Kurao Pagang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Korban sendiri berkampung halaman di surau balai kelurahan Anduring, namun berdomisili di kelurahan gunung sarik atau kelurahan kuranji.

Evi Yandri di berbagai kesempatan kerap menyampaikan bahwa di Kota Padang tak kurang terdapat 20an geng motor beranggotakan anak anak usia 14 hingga 20an tahun yang kerap berkeliling kota untuk tawuran.

Kondisi kota Padang yang telah satu setengah tahun dilanda pandemi, tak menyurutkan anak usia tanggung ini untuk tawuran di malam hari.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sebagian dari mereka, bahkan juga telah menjadwalkan untuk bertemu satu sama lain untuk melakukan tawuran.

Sementara sebagian lainnya, dan ini yang sangat membahayakan, justru lebih gawat lagi, hanya gagah- gagahan berkonvoi di beberapa sudut kota, untuk kemudian mengejar remaja pengendara roda dua dengan senjata tajam, tanpa motif apa pun, dan bangga telah mampu menumbangkan pengendara usia belasan yang mereka temui saat berkonvoi. (Adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB