Jakarta, prokabar – 28 orang atlet Indonesia siap bertarung di Olimpiade Tokyo 2020. Perjuangan kontingen Indonesia itu, bisa disaksikan langsung melalui chanel-chanel yang sudah mendapatkan hak siar Olimpiade.
Masyarakat Indonesia pun dipastikan dapat menyaksikan perjuangan atlet Tanah Air di Negeri Sakura. Emtek Group lewat media-medianya (Indosiar, O Channel, Vidio, dan Champions TV) telah terpilih menjadi pemegang hak siar Olimpiade Tokyo 2020 dari 23 Juli-8 Agustus 2021.
Indosiar contohnya yang akan menyiarkan langsung pertandingan kontingen Indonesia semua cabang yang diikuti. Khusus untuk bulutangkis, Indosiar akan menyiarkan langsung seluruh pertandingan sepanjang 24 Juli hingga 2 Agustus 2021.
“Mari berbagi tugas dengan Kontingen Indonesia, mereka berjuang di Jepang, kita dari Indonesia dukung dengan doa terbaik sambil terus menyaksikan kiprah perjuangan mereka dengan tetap di rumah saja”, kata Direktur Programming SCM, Harsiwi Achmad dalam rilis yang diterima media tanah air.
Di luar cabang yang diikuti Indonesia, Indosiar juga akan menyiarkan pertandingan dari cabang sepak bola di kurun waktu 22 Juli – 7 Agustus 2021, dan 9 pertandingan Bola Voli mulai 3-8 Agustus 2021, mulai dari perempat final, semi final hingga final.
Selain Indosiar, masyarakat juga bisa menyaksikan pertandingan Olimpiade lewat layanan live streaming Vidio, dan Champions TV
Selain Emtek Grup, Stasiun TV nasional, TVRI juag akan menyiarkan Olimpiade Tokyo, walau tak hanya atlet-atlet Indonesia. TVRI lebih global dengan menyediakan waktu enam jam sehari untuk tayangan Olimpiade Tokyo.
Bulutangkis tetap menjadi tulang punggung Indonesia untuk mendulang medali di Olimpiade Tokyo 2020. Maklum, cabang tepok bulu ini punya sejarah bagus untuk Indonesia.
Terakhir, Indonesia meraih medali emas di Olimpiade Rio 2016. Ketika itu, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil membawa Indonesia berjaya di nomor ganda campuran.
Menengok sejarah itu, tak heran kontingen bulutangkis Indonesia mengirim jumlah atlet terbanyak yakni 11 orang. Di belakang bulutangkis ada angkat besi dengan lima atlet, Atletik, Dayung dan Renang, masing-masing menurunkan dua wakilnya.
Cabang olahraga panahan yang dulu menjadi penyumbang medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade Seoul Korea Selatan 1988, mengutus empat atletnya. Sedangkan untuk menembak dan surfing, setiap cabang olahraganya mempunyai satu atlet yang berlaga.(*)
















