Agam, Prokabar – Sebanyak 15 orang mahasiswa dan mahasiswi mahasiswi bersama Pimpinan dan Dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM SUMBAR) dijadwalkan melakukan Program Pendampingan ke Nagari Sungai Batang, Agustus 2021 mendatang.
Hal tersebut diketahui setelah melakukan penghimpunan data ke lokasi, Kamis (15/7), dilanjutkan menyusun rencana kerja.
Camat Tanjung Raya, Handria Asmi bersama Pejabat Walinagari Sungai Batang, Rustian menyambut baik rencana tersebut. Akan segera mempersiapkan diri bersama masyarakat agar Program Pendampingan itu berjalan sesuai harapan.
“Program Pendampingan ini merupakan kelanjutan dari suksesnya Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka masuk nominasi 10 besar Situs Sejarah Anugerah Pesona Indonesia 2021 beberapa waktu lalu,” ungkap Muhammad Abdi, Kamis (15/7).
Rozi Yuliana, Dekan Fakultas Pariwisata UM Sumbar menambahkan, pihaknya melakukan pengabdian selama empat bulan kedepan dengan 15 orang mahasiswa dan mahasiswinya.
“Kita berharap mendapat dukungan semua masyarakat, pemerintah dan pihak swasta lainnya. Semoga apa yang kita niatkan, tercapai dengan sukses nantinya,” terangnya.
Empat bulan itu harus menginap di rumah masyarakat. Untuk itu membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat dan Pemerintahan Nagari.
“Kita akan membutuhkan tempat inap dan sejumlah kelompok masyarakat yang intens mendampingi,” lanjutnya.
Berdasarkan hasil pendataan, terdapat sejumlah potensi yang sangat hebat. Kekayaan ini hendaknya terangkat dan terkemas dengan baik.
“Ada Rumah Gadang Dan Rumah Baca Nur Iskandar. Ada Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka. Dan juga Rumah Baca berupa Kutub Chanah Inyiak Rasul. Hampir tidak ada sejarawan dan kaum intelektual tidak mengenalnya. Nama besar mereka sudah lama menjadi buah bibir pada kalangan ulama, mubalik dan sastrawan nasional,” ungkap Rozi. (rud)
















