Limapuluh Kota, prokabar – Askab PSSI Limapuluh Kota dibawah kepemimpinan Rizky Kurniawan Nakasari patut diacungi jempol. Apresiasi tinggi ini disematkan terhadap penyelenggaraan kursus kepelatihan lisensi D Dilpoma PSSI, digelar mulai Senin (5/7) hingga Minggu (11/7) di Wisma Pemda 50 Kota, Stadion Singa Harau.
Ketua Askab PSSI Limapuluh Kota, Rizky Kurniawan Nakasari (RKN) nan juga Wakil Bupati Limapuluh Kota, mengatakan subsidi uang kursus diberikan kepada para peserta merupakan persiapan awal pengabdian dalam melahirkan pesepakbola-pesepakbola terbaik.
“Harapan kami buat peserta lisensi D ini, jadikanlah kursus ini sebagai persiapan awal untuk pengabdian melahirkan pemain-pemain sepakbola terbaik. Ini termasuk untuk semua peserta, bukan hanya yang berasal dari Kabupaten 50 kota saja,” ucapnya memberikan resmi sambutan pembukaan kursus.
“Ini awal lembaran baru kalian. Saya sebagai Ketua Askab sangat berharap banyak dari para peserta semua. Untuk sama-sama kita berjuang membangun sepakbola di kabupaten 50 kota khusus nya dan nasional umum nya. Semoga 50 kota bisa melahirkan LUGAS-LUGAS yang lain nya, bisa menembus Tiimnas U16 Indonesia,” jelas RKN.
Dia pun menyanjung kehadiran instruktur kursus, Dr. Emral Abus, M.Pd dan Syafrianto Rusli, dua orang pelatih yang termasuk pemegang lisensi pelatih tertinggi di Indonesia saat ini.
“Kursus ini benar-benar istimewa. Instruktur nya Uncu Emral Abus dan Coach Syafrianto Rusli. Kedua instruktur ini adalah 2 dari 22 orang pelatih yang memegang Licensi A Pro AFC. Ini benar-benar sesuatu yang sangat istemewa buat kami di sini,” imbuhnya.
Pembukaan kursus Lisensi D nasional di Kab. Limapuluh Kota turut dihadiri Sekretaris Umum PSSI Sumbar, Hendra Dupa. Lainnya ada Ketua KONI Kab. Limapuluh Kota Wirianto S. Sos.
Jumlah peserta 40 calon pelatih, dengan rincian 32 orang dari Limapuluh Kota dan 8 orang luar Limapuluh Kota.
“Peserta kursus ini di subsidi langsung oleh Askab 50 Kota. Subsidi bervariasi. Untuk asal Kab 50 Kota subsidi Rp.2juta dari total biaya reguler Rp.3,5juta. Jadi hanya dibebankan Rp1,5juta saja,” ujar Taufik Hidayatullah, Sekum Askab Limapuluh Kota kepada bolabeten, Senin malam.
“Sedangkan untuk peserta luar Kab 50 Kota, mendapatkan subsidi Rp.1juta, hanya dibebankan biaya Rp.2,5juta dari biaya reguler nya Rp.3,5juta itu,” imbuhnya (*)
















