Tanah Datar, Prokabar- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar serahkan bantuan perahu dan alat kelengkapan lainnya kepada 16 Kelompok Usaha Bersama (KUB), Senin, (14/6). Penerima bantuan merupakan nelayan yang berasal dari Salingka Danau Singkarak.
Bupati menyampaikan, perairan umum danau singkarak merupakan salah satu sumber daya alam yang potensial untuk dijadikan sebagai modal dasar pembangunan.
Dengan demikian, dalam pemanfaatan perairan umum tersebut harus memperhatikan faktor lingkungan sebagai tempat berlangsungnya hubungan timbal balik antar makhluk hidup dan alamnya agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
” Untuk kelestarian danau dan ikan yang ada didalam danau singkarak dibutuhkan peran dari sektor dan instansi terkait untuk menjaga dan melestarikan agar masyarakat Salingka danau dapat memanfaatkan sebagai sumber perekonomian khususnya bagi nelayan,” ujar bupati.
Bantuan ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan di danau singkarak.
“Dengan memakai alat tangkap yang ramah lingkungan dan mengantisipasi agar tidak menggunakan bagan dan peralatan lainnya sebagai alat tangkap yang dilarang atau mengancam kelangsungan populasi ikan,” sampai Bupati.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Tanah Datar Hilmi melaporkan bantuan perahu, alat penangkap ikan dan perlengkapan diserahkan kepada 16 kelompok Usaha Bersama Nelayan Salingka Danau berasal dari Kecamatan Rambatan dan Batipuh Selatan.
“Bantuan di serahkan kepada 16 KUB Nelayan terdiri dari perahu sebanyak 22 unit, mesin perahu 33,5 ps 22 unit, jaring gilmet 4 inci 88 buah, senter kepala 88 buah dan jaket pelampung 88 buah yang bersumber dari DAK Kelautan dan Perikanan Sumbar pada Bidang Budidaya dan Tangkap pada Dinas Pangan dan Perikanan sebesar Rp 528 juta, ” sampainya.
Hilmi tambahkan, pemberian bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan nelayan dalam penangkapan ikan dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan di danau singkarak. (eym)
















