Padang Panjang, Prokabar – Pemko Padang Panjang memfasilitasi pembekalan sekolah kedinasan secara gratis bagi siswa-siswi lulusan SLTA.
Program ini merupakan yang pertama di Sumatera Barat, sebanyak 80 orang mengikuti, dilaksanakan di Lapangan Bancah Laweh.
Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setdako, Ade Afdil menyampaikan, para pelajar memasuki tahapan latihan kesamaptaan atau latihan fisik oleh pelatih fisik Sekolah Calon Tamtama (SecataB)
Dia katakan lagi, pembekalan sudah terlaksanakan sejak 27 Mei hingga 15 Juni mendatang.
Sebelumnya, siswa-siswi tersebut telah mengikuti berbagai materi, seperti psikologi selama tiga hari dan akademik selama empat hari dari tim EO.
“Untuk kesemaptaan kita beker jama dengan Secata B. Berlangsung selama 10 hari. Pembinaan fisik ini sangat penting sebagai salah satu bagian dari tes fisik pada sekolah kedinasan,” ujarnya Ade.
Kasubag Kesejahteraan Masyarakat, Zetra Efendi, menambahkan, program pembekalan untuk masuk sekolah kedinasan ini merupakan hal yang sangat berarti bagi pelajar tersebut.
“Pemko Padang Panjang memfasilitasi sekolah kedinasan secara gratis. Selama ini mereka bimbel sendiri dengan biaya yang mahal, dengan hadirnya program ini tentu sangat membantu mereka,” tuturnya.
Sementara itu, Pelatih Jasmani Secata B, Yoerlanda menjelaskan, materi kesamaptaan di antaranya, penguatan fisik seperti lari sprint, sit up dan push up, lalu latihan PBB.
“Untuk kualitas mereka menghadapi tes kesamaptaan nanti, kita latih membentuk otot kaki yang terdiri dari urat tendon, betis, paha. Lalu, push up dan sit up, untuk penguatan perut dan pergelangan tangan,” jelasnya.
Hal tersebut, lanjut Yoerlanda, guna meraih nilai yang maksimal pada tes kesamaptaan.
“Sambil melatih dan membina, tim pelatih menerapkan kedisiplinan kepada para siswa yang mengikuti pembekalan. Kunci berhasil tes kesamaptaan ialah berlatih, belajar, disiplin, dan berdoa,” pungkasnya. (*/mbb)
















