Padang, Prokabar — Dua titik di jalan raya Kuranji, jadi lokasi rawan banjir. Masing – masing di depan kantor lurah kuranji lama, persis di depan tugu perjuangan dan satu titik lainnya di sekitar MTSN 5 Padang.
Darmawi (53) warga simpang akhirat menyebut, penyebabnya adalah telah menumpuknya sedimen di drainase yang berada di sisi jalan raya Kuranji.
“Pembenahan berupa pengerukan sedimen hampir dikatakan tidak ada sejak pembangunan dilakukan pada 1994 silam,”sebut mawi panggilan akrabnya.
Warga lainnya David (24) menyebut, perlu dilakukan pembenahan di hulu bandar atau drainase, yakni di dekat SMA N 16 Padang.
“Tidak hanya pengerukan, namu juga pelebaran drainase sehingga daya tampung air menjadi lebih besar,” sebut pemuda sekitar ini.
Sebelumnya anggota DPRD Padang Muzni Zen juga menyebut, perlu pembenahan drainase di sekitar SMA N 16 Padang dan juga simpang akhirat.
Ini untuk menekan potensi banjir menahun di kawasan Perumnas Balimbiang. Termasuk pembangunan drainase di kanan kiri jalan raya Kuranji, dimana saat jnj hanya satu sisi jalan saja drainase yang berfungsi.
Terpisah tokoh masyarakat sekitar Irwan Basir Datuk Rajo Alam menyebut pentingnya pengawalan anggota DPRD Padang Dapil Kuranji Pauh, agar dapat terealisasi di 2022 mendatang. (adh)
















