Eka Putra : OPD Harus Wujudkan Visi dan Misi Daerah Yang Tertuang di RPJMD

Penulis -

Senin, 24 Mei 2021 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Datar, Prokabar- Sektor pendidikan harus mendapat perhatian dalam  penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tanah Datar 2021 – 2026.

“Kualitas tenaga pendidik dan sarana sekolah berupa MCK dan air bersih perlu ditingkatkan dalam periode RPJMD ini,” kata Bupati Tanah Datar Eka Putra saat memberikan sambutan Musrenbang RPJMD Tanah Datar, Senin (24/5) di aula kantor Bupati setempat.

Selain itu, Peningkatan kemampuan digitalisasi juga sangat dibutuhkan tenaga pendidik dalam menyesuaikan  kondisi pandemi Covid-19.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Bagaimana kemampuan guru membuat silabus, media pembelajaran yang menarik, mengajar secara daring, absensi secara digital dan lainnya,” ucapnya.

Bupati juga harapkan peningkatan kualitas pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musywarawah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

“Kalau bisa adakan lomba antar KKG dan MGMP, untuk meningkatkan kualitas dan kreatifitas guru,” tuturnya.

Disamping itu, Eka Putra mengingatkan, kepala Perangkat Daerah agar memperhatikan kesesuaian visi, misi, tujuan dan sasaran dalam RPJMD untuk efektivitas pembangunan daerah.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Kita bersama berkewajiban untuk mewujudkan visi dan misi daerah yang tertuang dalam RPJMD sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Kemudian indikator kinerja daerah dijadikan acuan serta memperkuat koordinasi antar perangkat daerah dalam proses perencanaan dan pelaksanaan agar terbangun sinergitas yang lebih efisien dan efektif,” katanya.

 

Mewakili anggota DPRD, Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Saidani  menyampaikan sudut pandangnya terhadap Musrenbang RPJMD Tanah Datar 2021-2026, dimanaTanah Datar sudah menjadi terbaik di tingkat Nasional dalam perencanaan pembangunan. Hal ini diharapkan berbanding lurus dengan capaian program yang dilaksanakan, berdampak siginfikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

 

Seperti yang disampaikan Bupati, katanya, RPJMD 2021-2026 mesti menjadi rujukan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program di Tanah Datar.

“Perencanaan harus berbasis data yang sebenarnya dan aplikatif sehingga bisa menjadi acuan penyusunan APBD setiap tahunnya,” ungkapnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB