Padang Panjang Punya Cerita, Mengais Rezeki di Malam Takbiran

Penulis -

Rabu, 12 Mei 2021 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Padang Panjang di malam takbiran 2021. (foto: RM)

Pasar Padang Panjang di malam takbiran 2021. (foto: RM)

Padang Panjang, prokabar – Waktu menunjukkan pukul 22.00 WIB, aktifitas pasar Padang Panjang masih terlihat hidup. Ditengah laungan takbir yang bersahutan dari mesjid-mesjid kota,  pasar masih terlihat ramai walau gerimis mengintai.

Malam takbiran, masih ada yang mencoba mengais rezeki. Paling dominan adalah penjual pakaian. Ada juga yang menjual pernak-pernik kebutuhan lebaran lainnya.

Sepanjang jalan Imam Bonjol, M. Yamin, sekitar terminal mikrolet, jalan kantin, masih banyak toko busana yang buka, dan ada juga yang menggelar lapak dagangan, termasuk di emperan-emperan toko yang sudah tutup.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Suasana ini sudah terlihat sejak seminggu terakhir jelang malam takbiran. Masih banyak yang percaya, hari-hari terakhir puasa adalah saat terbaik mencari rezeki.

Itulah suasana kota kecil ini, tetap ramai sampai malam. Ditengah ancaman kasus corona yang mengintai, mereka seperti tak peduli.

Pengunjung ramai, motor bersileweran hilir mudik. Tapi pedagang beragam pula pula rezekinya. Ada yang berketuntang yang membeli galasnya, tapi di sudut lain lebih banyak yang bermenung, sepi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Pengunjung pasar ramai, tapi lebih banyak hanya lalu-lalang, hanya melihat-lihat, lalu pergi. “Lebih banyak yang sekadar bertanya, menawar, tapi sedikit yang membeli.”ucap seorang pedagang pakaian jadi anak-anak dengan nada lirih.

Di pihak calon pembeli, ada yang mengaku sengaja mencari pakaian anak-anaknya di malam terakir jelang lebaran, dengan satu harapan dapat harga miring.

“Kondisi sekarang, walau kehidupan semakin sulit, biar bagaimanapun rirayo ini berganti jugalah pakaian anak saya.”ujar Yanti, seorang ibu muda yang sibuk membalik-balik pakaian di salah satu lapak pedagang. kepada prokabar.

Dia tak terlalu memperhitungkan model terbaru, yang penting pakaian baru dan layak dipakai berhari raya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ditempat lain, satu dua kedai para penjahit masih buka. Mereka “lembur”, berpacu dengan waktu menyelesaikan pesanan jahitan pelanggan.

“Alhamdulillah, dibanding tahun lalu yang benar-benar sepi orang menjahit baju, sekarang lumayan. Bahkan saya terpaksa lembur.”kata Fatmawati, penjahit yang lumayan banyak dapat order tahun ini.(mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB