Limapuluh Kota, Prokabar.com – Banjir melanda Manggilang, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (29/4)
Dalam gelap yang kuyup karena hujan, banjir malah menyerbu.
Lidah air tampak pekat, menghanyutkan banyak lunau dan masuk ke benton rumah warga.
Berita Terkait:
- 80 Rumah Terendam, Jalan Sumbar-Riau Putus
- Raungan Sirine Mobil BPBD Limapuluh Kota Merobek Malam
- Banjir Sudah Surut, Warga Masih Was-was
Di Jorong Sopang, dekat SPBU, air mengamuk yang datang bersama malam. Hulunya di hutan belantara.
Banjir di Nagari Manggilang, sudah rutinan. Tiap tahun terjadi, biasanya tidak hanya di nagari itu, kampung tetangga, Pangkalan juga disapunya.
“Air sempat setinggi pinggang. Mulai menyusut, kejadian tadi beriringan dengan hujan deras. Deras sekali,” kata Iwan, warga Manggilang.
Baca Juga Milenialisme.com
- SEO Wajib untuk Public Relation dalam Mengembangkan Website
- Pemanfaatan Website oleh PR Menuju Good Governance
- Di Era Digital, Humas Digital Wajib Tingkatkan Pelayanan
Petugas gabungan BPBD, Polri dan TNI, bersama aparat nagari masih berada di lokasi kejadian.
Dan malam kian larut membungkus kawasan itu dalan dingin dan hujan yang seperti tak mau berhenti (vbm)
















