Keren, Pemerintah Pusat Menilai Gapoktan Menjadi Sentra Pangan Pertanian

Penulis -

Sabtu, 24 April 2021 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Tim Leader Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) dari pemerintah pusat melakukan survei dalam persiapan menjadi sentra pangan pertanian, Jumat (23/4).

Survei dilakukan oleh IPDMIP kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Batang Timbulun, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Ketua Gapoktan Batang Timbulun, Buskamil mengaku, sangat berterima kasih atas kepercayaan pemerintah dalam membina dan mengembangkan Gapoktan Batang Timbulun masuk sebagai lembaga kelompok yang dipersiapkan menjadi sentra pangan dalam meningkatkan pengembangan pertanian di daerah.

Karena sejauh ini, upaya kelompok dalam mewujudkan produktivitas pertanian, Gapoktan Batang Timbulun sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Diantaranya, mulai dari rice milling unit (RMU) atau mesin penggiling padi dengan kapasitas 500 sampai 700 kilogram per jam, lumbung pangan gabah 6 ton, desa mandiri benih (DMB), UPJA hingga aset lain dengan areal daerah irigasi mencapai 1100 hektare.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Bahkan, sampai saat ini sejumlah sarana dan prasarana masih berfungsi baik, dan sedikit banyak sudah berdampak banyak terhadap pengembangan pertanian di daerah, diantaranya mulai dari pengelolaan dari hulu sampai hilir atau dari pembibitan hingga jadi beras sampai pemasaran.

“Sehingga tentu dengan adanya program IPDMIP ini kami merasa terbantu, apalagi ada sekolah lapangan (SL) dengan 12 kali pertemuan dalam satu tahun ini, dan itu sangat menambah SDM petani untuk melaksanakan berbagai macam teknologi dalam peningkatan hasil panen,” ujarnya.

Namun dari itu, ungkap Buskamil, saat ini, Gapoktan Batang Timbulun kembali mendapat program dari pemerintah pusat melalui program IPDMIP dalam mencapai keberlanjutan sistem irigasi dalam pertanian.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kami berharap pada pemegang kebijakan dalam hal ini pemerintah pusat dan daerah bisa mewujudkan pengadaan Sentra Pangan di gapoktan batang timbulun. Karena dengan itu, tentu Gapoktan Timbulun akan lebih menggeliatkan lagu dalam mengupayakan cita-cita bersama dalam pengembangan pertanian dari hulu hingga ke hilir,” terangnya.

Terpisah, Kepala Seksi Penyuluhan, Pembiayaan dan Permodalan, Distanhorbun Pessel, Syafrianto mengaku, dari sekian banyak Gapoktan, Gapoktan Batang Timbulun satu-satunya disurvei langsung oleh Tim IPDMIP pusat dalam penge mbangan persiapan Gapoktan jadi sentra pangan pertanian.

“Nanti kalau oke nanti, tentu ada keputusan. Sejauh ini masih tahap survei. Mudah-mudahan nanti, hasilnya memuaskan. Sehingga Gapoktan ditunjuk jadi Sentra Pangan,” ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini dari kelayakkan Gapoktan Batang Timbulun sudah didukung dengan sejumlah sarana dan prasarana yang ada. Bahkan, selain dapat mengelola sejumlah teknologi bantuan dengan baik, Gapoktan ini juga memperlihatkan upaya pengembangan pertanian dari hulu sampai hilir

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Artinya dari sekian Gapoktan, dilihat sesuai data yang ada mereka punya sarana dan prasarana dan kemampuan yang kuat. Apalagi mereka termasuk terbaik nasional,” terangnya.

Untuk menerima keputusan pemerintah pusat, kata Syafrianto saat ini Gapoktan Batang Timbulun akan menunggu hasil verifikasi tim Leader IPDMIP sebagai konsultan. Karena selain kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan SDM dan seluruh data administrasi juga menjadi penilaian tim.

“Mudah-mudahan nanti, hasilnya memuaskan. Tentu nanti diverifikasi dulu oleh tim pusat. Yang jelas kalau untuk Sutera, Gapoktan Batang Timbulun memang jauh lebih unggul dari Gapoktan yang ada,” tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB