Ganti Nama Puncak Paku, Tagiah-tagiah Saja

Penulis -

Jumat, 23 April 2021 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengunjung berfoto dengan latar Taman Puncak Paku Mandeh di objek wisata Mandeh, Pesisir Selatan, belum lama ini. Kabarnya nama puncak itu akan diganti dengan nama orang nomor satu di Indonesia, yakni Puncak Jokowi (foto: givo)

Seorang pengunjung berfoto dengan latar Taman Puncak Paku Mandeh di objek wisata Mandeh, Pesisir Selatan, belum lama ini. Kabarnya nama puncak itu akan diganti dengan nama orang nomor satu di Indonesia, yakni Puncak Jokowi (foto: givo)

Padang, Prokabar – Disebut angkat telur, tidak. Dikata, mau populer, entah. Nama Puncak Paku Mandeh diganti Puncak Jokowi.

“Memakai nama orang, apalagi nama Presiden RI, harus minta izin pada si empunya nama. Apa sudah ada izin?” Bertanya seorang warga di Painan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Jangan nama Puncak Paku yang ditukar, tapi bagusnya jalan saja dikasih nama jalan Jokowi,” kata warga lain, Jumat (23/4).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ide warga ini benar. Nama jalan. Itupun harus ada izin juga.

Kabarnya warga di sana tak setuju ganti nama. Kenapa? Hilang sejarahnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kawasan Mandeh adalah obyek wisata yang mendunia belakangan. Ini berkat tokoh Andrinof Chaniago. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB