Tanah Datar Akan Kembali Aktifkan Posko Satgas Covid-19

Penulis -

Jumat, 23 April 2021 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda Tanah Datar dan Padang Panjang.

Rapat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda Tanah Datar dan Padang Panjang.

Tanah Datar, Prokabar – Tanah Datar akan mengaktifkan kembali posko Satgas Cpvid 19 mulai dari tingkat kabupaten sampai ke nagari.

Hal ini diungkapkan Eka Putra saat rapat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda Tanah Datar dan Padang Panjang.

Dengan adanya satgas kata Bupati, penanganan covid-19 dapat menekan angka penambahan kasus positif dan status kuning tidak sampai ke merah, bahkan steril dari pandemi virus corona.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kepada satgas dan semua elemen yang terlibat dapat berkomitmen untuk dapat menjalankan hingga ke lapisan terbawah dan selalu intens dalam menanggapi informasi,” ungkap Bupati.

Pembentukan kembali posko Satgas Covid 19 ini sesuai Instruksi Mendagri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan peran satgas covid 19 untuk pengendalian penyebaran covid 19.

“Sebagaimana kita ketahui Mendagri telah tetapkan 25 provinsi termasuk Sumbar dengan mempertimbangkan zonasi. Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Sumbar zonasi Sumbar termasuk Tanah Datar berada zona kuning,” sampai bupati.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Keberadaan posko satgas itu nantinya akan dibiayai melalui anggaran sesuai instruksi Mendagri yaitu kabupaten melalui dana APBD dan Nagari melalui APB Nagari.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar Yesrita Zedrianis memaparkan, sampai 22 April 2021 pasien terkonfirmasi positif sebanyak 1.336 orang yang dinominasi terbanyak dari perempuan yaitu 823 orang dengan pekerjaan Ibu rumah tangga dan laki-laki sebanyak 543 orang dari pekerja.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Yesrita ungkapkan, berdasarkan informasi di lapangan salah satu penyebabnya adalah karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi dan melaksanakan prokes.

Yesrita juga mengaku sampai saat ini keinginan masyarakat untuk memeriksakan diri untuk swab atau PCR masih rendah, meski mengalami gejala atau kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB