Padang, Prokabar – Guna menghindari kemacetan saat lebaran Idul Fitri 1439 mendatang, para pemudik disarankan untuk menggunakan jalur alternatif.
“Jalur yang ada diperkirakan akan mengalami kemacetan. Titik kemacetan tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya. Kita menyarankan agar para pemudik bisa menggunakan jalur alternatif,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat, Amran, Senin (4/6).
Dia mengatakan, jalur alternatif itu di antaranya pemudik dari Padang menuju Bukittinggi yang ingin menghindari kemacetan di Pasar Lubuk Alung dapat melewati jalur alternatif bisa melewati Simpang Mapolsek Bandara Minangkabau-Simpang Ketaping-Pariaman. Bisa melewati jalur alternatif Sicincin-Malalak untuk menuju Kota Bukittinggi.
“Kemudian agar terhindar dari kemacetan di jalur utama, seperti di kawasan Silaing, Pasar Koto Baru, dan Padang Luar dapat melewati jalur alternatif Sicincin-Malalak,” katanya.
Untuk kawasan Silaiang, kata Amran, sering dipadati pemudik saat lebaran, karena lokasi tersebut juga banyak terdapat objek wisata seperti air terjun dan pemandian.
Selain itu ia menyebutkan untuk titik kemacetan jalur utara saat mudik, mulai dari pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, Objek Wisata Lembah Anai, rumah makan Pak Datuak dan Sate Mak Syukur Padang Panjang.
Selanjutnya di Pasar Koto Baru, Pasar Padang Luar, Pasar Baso hingga Simpang Piladang,.Sementara, jalur selatan dimulai dari Simpang Gaung Teluk Bayur, sepanjang ruas jalan Tarusan-Painan dan Pasar Kambang.
Menurutnya kemacetan yang terjadi disebabkan oleh keberadaan pasar tumpah yang memakan badan jalan sebagai lahan berjualan. Selain itu karena tidak tersedianya lokasi parkir di pasar tumpah tersebut ikut menyumbang kemacetan.
“Oleh sebab itu kami mengimbau agar pengendara bisa memilih jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan,” kata dia.
Pengendara, lanjutnya harus cerdas menggunakan akses jalan supaya terhindar dari kemacetan. Apalagi di Sumbar banyak jalur alternatif.(*/mbb)
















