Waspada Imun Tubuh Menurun, Perhatikan Tanda-Tanda Ini

Penulis -

Minggu, 11 April 2021 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Masa pandemi berkepanjangan seperti sekarang ini, perilaku masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat meningkat. Perubahan tersebut dilihat dari proteksi yang dilakukan masyarakat seperti mengkonsumsi makanan sehat, suplemen kesehatan hingga rutin berolahraga.

Namun meski sudah menjalani protokol kesehatan, virus covid-19 masih saja ‘menghantui’. Terlebih ketika imun seseorang sedang turun, virus dengan cepat masuk ke dalam tubuh. Inilah yang kemudian menjadi bahasan PT Herba Utama bekerjasama dengan komunitas Jurnalis Berhijab menggelar webinar ‘Bagaimana Menjaga Imun yang Baik Selama Melakukan Liputan’.

“Profesi jurnalis tidak dipungkiri lagi sangat rentan terhadap virus. Karena pekerjaan mereka yang dituntut untuk berada di lapangan. Mencari berita dan aktivitas lainnya yang cukup menguras energi,” ucap Frendi Rachman, Marketing Manager PT Herba Utama membuka perbincangan.

Selain Frendi, pakar nutrisi Tri Widawati turut hadir dalam acara menarik ini. Keduanya menjelaskan tentang tanda-tanda imun seseorang turun dan bagaimana cara menjaga tetap bugar selama beraktivitas.

“Sistem imun merupakan sistem daya tubuh yang bisa melawan virus dari luar maupun dalam tubuh sendiri,” jelas Frendi.

“Tanda-tanda melemahnya sistem imun terlihat dari warna urine yang tidak jernih, bobot tubuh cepat bertambah dan mudah kenyang. Sering merasa tidak enak badan saat perubahan cuaca serta stress yang berkepanjangan,” sebutnya.

Menurut Tri Widiawati, berbagai cara untuk meningkatkan dan mempertahankan imun tubuh seseorang. “Caranya dengan menjaga opla makan sehat. Bisa dilihat dari kualitas dan kuantitas makanan yang mengandung gizi baik. Bisa ditambahkan dengan food suplemen. Yaitu pelengkap makanan yang dibutuhkan tubuh seseorang,” jelas Tri.

PT Herba Utama sebagai produsen beberapa produk kesehatan seperti madu, herbal suplemen, hand sanitizer, masker serta suplemen kesehatan lainnya ingin berperan dalam memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat.

“Kami ingin memberikan kontribusi penuh dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan agar masyarakat dapat dengan mudah menggunakan beberapa produk kesehatan yang mereka butuhkan dengan fungsi terbaik, harga terjangkau dan mudah didapat,” ujar Frendi.

PT Herba Utama memiliki beberapa lini produk kesehatan yang dapat menunjang kesehatan masyarakat dari luar dan dalam, diantaranya: Madu Enak Pure Honey, Herbangin Habatussauda dan Masker Shuka Mask. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete
Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk
Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia
Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri
Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita
XL Axiata dan Komunitas Jurnalis Gelar Donor Darah untuk Anak-Anak Penderita Kanker
XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Kabut Asap di Kalsel
Upaya Ade Rezki Pratama Tekan Angka Stunting di Limapuluh Kota 

Berita Terkait

Senin, 21 Oktober 2024 - 10:17 WIB

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:19 WIB

Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:18 WIB

Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia

Rabu, 13 Desember 2023 - 22:50 WIB

Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri

Rabu, 29 November 2023 - 17:26 WIB

Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB