Tekan Biaya Produksi, Gubernur Sumbar Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

Penulis -

Senin, 15 Maret 2021 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok, Prokabar – Gubernur Sumbar Mahyeldi mendorong Keltan Bukit Gompong Sejahtera gunakan pupuk organik demi pangan sehat untuk menekan biaya produksi.

Gubermur menyampaikannya saat mengadakan Temu Keltan Organik dengan Tema “Pertanian Organik Untuk Pangan Sehat, Halal dan Thoyyib Petani Sejahtera”.

Dia mengatakan sudah terbentuk 42 Desa Pertanian Organik yakni Padi, Hortikultura dan Perkebunan yang bersertifikat 185.577 Ha.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Sektor Pertanian di Sumbar sudah mengalokasikan 10 persen APBD Sumbar untuk sektor pertanian harus berdampak kepada peningkatan pendapatan petani,” katanya.

Pertanian Organik hanya mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis, sehingga pertanian organik mampu menjaga kelestarian lingkungan kita.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ini tidak sulit dan tidak terlalu mahal, karena menggunakan bahan sisa untuk menjadi pupuk dan pestisida nabati.

Hal ini identik dengan pertanian berkelanjutan, karena sistem pertanian organik ini bertujuan menyediakan produk pertanian, yang aman tidak merusak lingkungan.

“Makanya kaum milinial yang memiliki gaya hidup sehat harus mengkonsumsi beratribut aman, halal yang bernutrisi tinggi dan ramah lingkungan,” ucapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Dia mengimbau untuk mengkonsumsi pangan organik yang kita produksi mulai dari kita, keluarga, tetangga dan masyarakat terutama ASN Pemda Sumbar.

“Ini menjadi peluang bagi petani organik untuk menjaga ketersedian produksi yang dibudidayakan secara organik,” harap Buya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB