Rutan Kelas II B Maninjau Dan PT. Al Ananda Kembangkan Produksi Sabun Cair

Penulis -

Kamis, 25 Februari 2021 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Maninjau berkesempatan menjalin kerjasama dengan PT. Al Ananda Labaik Kakbah yang dipimpin Hajah Lena MN, Lc. Dalam hal ini, mereka sepakat akan memproduksi sabun cair untuk mencuci pakaian dan perabot rumah tangga,

Pelaksanaan kegiatan dimulai langsung pada Kamis (24/2) di dalam Rutan Kelas II B Maninjau. Sekitar 35 orang warga binaan dapat melihat dan berkesempatan belajar membuat dan memproduksi sabun cair. Targetnya, dalam waktu beberapa bulan kedepan, sudah menghasilkan dan memasarkannya ke pemasok.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Kepala Rutan Kelas II B Maninjau, Desrianto mengucapkan terimakasih kepada PT. Al Ananda Labaik Kakbah yang secara cuma-cuma memberikan pelatihan, pembinaan bahkan memberi peluang usaha ekonomi kepada warga binaan dan petugas.

“Kami sangat bersyukur atas niat baik dari ibuk hajah Lena. Memotivasi hingga memberi pendapatan kepada kita dan warga binaan. Melalui produksi sabun cair sampai pemasarannya. Peluang ini jelas memberi semangat dan motivasi positif yang luar biasa kepada kami,” ungkap Desrianto kepada Prokabar.com, saat pelaksanaan pelatihan pembuatan sabun cair dengan Hajah Lena tersebut.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Saat ini, jumlah warga binaan sebanyak 35 orang, namun tahap awal yang akan mengikuti kegiatan cukup 10 orang saja dahulu. Sesuai kondisi dan kapasitas pembinaan yang tersedia. “Kita berharap produksi sabun cair dapat mencapai tahapan penjualan. Sehingga membantu warga binaan dari sisi ilmu, skill dan keuangan,” terang Kepala Rutan Maninjau.

Sementara itu, Hajah Lena menjelaskan, program pembinaan dan pengembangan usaha kepada warga binaan menjadi prioritasnya. Melalui banyak perusahaan yang telah dibangun, program ini sebagai penunjang dan ladang ibadah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Selain Rutan Maninjau, PT. Al Ananda Labaik Kakbah juga telah menjalin kerjasama dengan belasan Lembaga Pemasyarakat (LP) lainnya. Biasanya kita kerjasama dengan pembengangan budi daya lele dan pengasapan ikan. Untuk sabun cair, Rutan Maninjau lebih kita fokuskan,” tutup Ibu Muda Tamatan Universitas Kairo ini. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB