Legenda-legenda Manusia yang Kesepian: Tan Malaka

Penulis -

Sabtu, 2 Juni 2018 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Sejarah Tan Malaka sudah ditulis, lebih banyak, dalam dan luas dari duguaan Anda semua. Yang belum diketahui legenda-lengenda tentang tokoh tipikal Minang anak desa ini.

Bahwa Mak Datuak kita ini hebat sudah diketahui seluruh orang Minang. Tentara ngilu-ngilu asam pada sejarahnya, lucu saja.

Lalu apa legendanya? Bukan legenda tapi dilegenda-legendakan orang, sebagai berikut:

1. Berbayang-Bayang Tujuh

Angku Datuak kita ini disebut-sebut berbayang-bayang tujuh. Dia bisa ada pada waktu yang sama di tujuh lokasi sekaligus. Misalnya di Padang, Singapura, Moskow, Tokyo, Leiden dan lainnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Bayang- bayang tujuh itulah yang diduga menyelamatkan Tan Malaka dari banyak masalah dan kemelut kematian. Tan adalah manusia dalam kemelut sejarah.

2. Tulang Punggungnya Tak Bisa Bengkok

Kala berada di Moskow, Tan dikabarkan tidak mau membungkuk pada pejabat komunis di sana. Menurut dia di Minangkabau tak ada orang membungkuk-bungkuk.

3. Masih Hidup
Karena berbayang-bayang tujuh atau entah karena apa, ada sebagian kecil pengagum Tan yang menganggap pria itu masih hidup sampai sekarang.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Adakah yang Anda percaya? Terserah

Tokoh Minang

Sebuah buku fenomenal, dengan redaksi antara lain Taufik Abdullah, berjudul “Manusia dalam Kemelut Sejarah,” memuat tokoh Minang.

Buku dari yang dipungut dari laporan majalah Prisma no 8 tahun 1977 itu, memuat:

Memuat kisah para tokoh sebagai berikut:
1. Sukarno: Mitos dan Realitas (ditulis oleh Onghokham)

2. Soedirman: Panglima yang Menepati Janjinya (Nugroho Notosusanto)

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

3. Dilema Sutan Sjahrir: Antara Pemikir dan Politikus (Y.B. Mangunwijaya)

4. Memimpin adalah Menderita: Kesaksian Haji Agus Salim (Mohamad Roem)

5. Tan Malaka: Pejuang Revolusioner yang Kesepian (Alfian)

6. Kahar Muzakkar: Profil Patriot Pemberontak (Mattulada)

7. Revolusi Memakan Anak Sendiri: Tragedi Amir Sjarifudin (Abu Hanifah)

8. Rahmah El Yunusiyyah: Kartini Perguruan Islam (Aminuddin Rasyad)

Dari delapan tokoh yang dikupas, empat orang Minang. Satu diantaranya Tan Malaka. (nrs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB