Diduga tak Sesuai Spek, Sayap Jembatan di Salido Kecil Roboh

Penulis -

Minggu, 7 Februari 2021 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PesisirSelatan, Prokabar – Sayap Jembatan gantung Salido Kecil di Nagari Sari Bulan Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Roboh. Hal itu diduga dalam pengerjaanya tidak sesuai spesifikasi.

Salahkan seorang warga setempat Ujang (52) mengatakan, sayap jembatan yang roboh beserta pondasinya bukan karena bencana alam, melainkan pengerjaannya hanya asal jadi.

“Sayap jembatan ini roboh beserta pondasinya bukan terjadi karena bencana alam, namun pekerjaanya yang amburadul dan diduga tidak sesuai spesifikasi, ” ujarnya Minggu (7/2) kepada wartawan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Setelah jembatan itu roboh, katanya, masyarakat telah melaporkan hal tersebut kepada perangkat nagari (wali kampung) dengan tujuan untuk mencarikan solusi agar dilalui masyarakat kembali. Namun disayangkan pihak nagari malah lepas tangan dengan hal tersebut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Kejadian ini telah kami sampaikan kepada wali kampung namun dia lepas tangan, dengan mengucapkan, den dak dapek galeh disitu do biarlah habis nagari tu (Saya tak dapat jatah disitu biarlah habis nagari itu),” ungkap Ujang menurunkan.

Sementara itu, Wali nagari Sari Bulan, Amrizal saat dikonfirmasi mengatakan, ia membenarkan kalau sayap jembatan itu roboh. Dan kejadian itu itu karena bencana alam, kilahnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Jembatan itu dibangun kata dia, tahun anggaran 2018 melalui dana desa (DD).

” Jembatan ini dibangun tahun anggaran 2018, dan kejadian ini karena bencana alam,” ungkapnya.

Dikatakannya, setelah jembatan itu roboh bahwa pihak Nagari telah mencarikan solusinya dengan cara menyediakan pohon kelapa agar dapat dilalui kembali, tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB