Sebelum Terbang, Kapten Afwan Sempat Transfer Sejumlah uang Kepada Keluarga yang terpapar COVID 19

Penulis -

Minggu, 10 Januari 2021 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar. Kapten Afwan pilot Sriwijaya SJ 182 yang naas di sekitaran kepulauan seribu merupakan warga asli Jorong Sungai Jambu, Kenagarian Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, Tanah Datar, Sumatera Barat. Kapten Afwan dikenal sebagai sosok yang dermawan dan taat beragama serta seorang yang peduli dengan keluarga.

Hj. Yurni Mahmud yang merupakan kakak sepupu dari kapten Afwan berkisah, sosok kapten Afwan adalah orang yang sangat dekat dengan keluarga, meski ia telah menetap di perantauan. Ia juga sangat peduli dengan adik, kemenakan, bahkan kampung halamannya, Nagari Sungai Jambu.

Meski sang kapten jarang pulang ke kampung, namun ia tetap bertanya tentang kondisi keluarga dan kampungnya itu melalui group whatsapp DIPAH FAMILY, yang mana Dipah adalah  nenek dari sang kapten. Bahkan, sebelum ia terbang dihari naas itu, Afwan yang begitu peduli dengan keluarga juga sempat mengirimkan sejumlah uang kepada salah satu keluarga yang tengah menjalasi isolasi mandiri COVID 19.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“ terakhir komunikasi itu melalui group whatsapp keluarga DIPAH FAMILY. Bahkan sebelum terbang kemaren, Afwan masih sempat mentransfer sejumlah uang ke kemenakannya Ichsan yang saat ini terpapar COVID 19, dan tengah isolasi mandiri. Isolasi itu kan butuh biaya, jadi ditransfer sama Afwan” ucap Hj. Yurni Mahmud saat ditemui di kediamannya, sabtu (10/1).

“ meski afwan jarang pulang, tapi kami dikampung seperti saya uninya masih sempat ke Cibinong. Kalau ada apa apa tetap kita kesana. Terakhir ketemu itu sudah lama sekali, kakaknya yang pulang waktu anak saya nikah dan baralek” ungkapnya yang saat itu didampingi suami, Masril.

Saat ini, Hj. Yurni Mahmud sebagai kakak tertua yang bermukim di kampung Sungai Jambu masih berharap sebuah keajaiban dan mukjizat dari yang maha kuasa. Ia sampai saat ini belum mengumumkan atas peristiwa tersebut ke masyarakat, meski sebagian besar masyarakat telah bertanya tanya kepada dirinya tentang kondisi terakhir kapten Afwan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“ tentu saya berharap Afwan kembali ke kami, tapi jika tidak, kami menunggu keputusan pemerintah dulu bagaimananya. Kalau memang benar tidak ada harapan lagi saya ikhlas karena itu yang terbaik dari maha kuasa, saya sendiri masih berharap ada keajaiban,” katanya dengan mata yang berlinang.

Namun, disela sela wawancara bersama prokabar.com, telpon genggam Hj. Yurni Mahmud berbunyi dari perantauan, yang mana mengabarkan jika kecil harapan kapten Afwan selamat dari kejadian tersebut dan meminta sang kakak untuk mengumumkan atas peristiwa ini ke masyarakat Sungai Jambu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dalam percakapannya bersama orang dibalik jaringan telpon, Hj. Yurni Mahmud masih terlihat bersikukuh akan menunggu keputusan dari pemerintah. Akan tetapi, ia akhirnya luluh dan berencana mengumumkan informasi terkait sang kapten sehabis magrib nanti di mesjid setempat. Takziah pun akan dihelat pada jumat depan selepas isya.

“ kata datuk, jika tidak ada harapan kita lagi, baru diumumkan di mesjid. Tapi kalau memang begitu biar nanti sehabis magrib kita umumkan, dan akan mengaji dirumah pada jumat malam” ujar Hj. Yurni kepada orang yang menelpon.

Saat ini, ia bersama anggota keluarganya masih memantau perkembangan pecarian korban jatuhnya pesawat yang diawaki oleh adiknya dari media televisi dan informasi dari group whatsapp keluarga DIPAH FAMILY. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB