Naskah Kuno sebagai Inspirasi Motif Baru bagi Rumah Batik Tulis Salingka Tabek

Penulis -

Minggu, 20 Desember 2020 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Rumah Batik Salingka Tabek, Kabupaten Solok, Jumat (19/12). Pengabdian ini secara khusus untuk mensosialisasikan potensi iluminasi naskah kuno Minangkabau, khususnya yang ditemukan di wilayah Kabupaten Solok, sebagai sumber pengayaan desain motif batik.

Ketua pelaksana, Dr. Pramono sekaligus seorang Filolog dari Unand mengatakan, di wilayah Kabupaten Solok masih banyak ditemukan warisan budaya tertulis dalam bentuk naskah kuno. “Pada tahun ini, kami telah berhasil mendigitalkan 14.976 halaman naskah kuno koleksi Surau Parak Pisang dan Surau Cupak di Kabupaten Solok” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurutnya, masih ada beberapa koleksi khazanah naskah kuno di wilayah Kabupaten Solok yang belum diselamatkan. Khazanah naskah kuno tersebut, selain mengandung teks yang beragam seperti agama, sastra, sejarah, pengobatan tradisional, dan lain-lain, juga terdapat beberapa iluminasi atau ragam hias. Ragam hias ini sangat khas dan eksotik, baik dari segi bentuk maupun warnanya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Keragaman dan kekhasan iluminasi naskah kuno itu sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi desain motif batik. Dalam hal ini Yusrizal selaku pemilik Rumah Batik Tulis Salingka Tabek, sangat antusias dengan adanya kegiatan ini. “Kami akan punya inspirasi yang luar biasa dari adanya temuan iluminasi naskah kuno dari Kabupaten Solok. Terutama untuk pengembangan desain motif batik. Selama ini kami hanya mengandalkan ragam hias ukiran rumah gadang,” terangnya.

Ketua LPPM Unand, Uyung Gatot S. Dinata menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Unand. “Mulai tahun ini hingga tahun 2023, Unand akan melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk program kemitraan masyarakat yang berbasis nagari dan dunia usaha yang terpadu, komprehensif, dan berkelanjutan,” imbuh Uyung Gatot.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Harapannya, pengabdian ini akan membantu peningkatan berbagai aspek usaha kecil atau menengah atau kelompok usaha-usaha tersebut secara berkelanjutan selama 2-3 tahun ke depan,” jelasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB