Ketua KI Sumbar Nofal Wiska : Humas Bertransformasi ke Era Digital

Penulis -

Selasa, 3 November 2020 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kebanyakan orang berpikir Humas hanya media relations, pembagi pacah, dan mengirim rilis dan informasi. Sebenarnya lebih dari itu, Humas berfungsi membuat agenda setting dan menggiring opini publik untuk mengangkat citra sebuah lembaga.

“Namun, jangan menari di atas tabuhan gendang orang lain. Artinya, Humas harus mampu mengangkat citra lembaga atau organisasi dengan memproduksi informasi sendiri,” ungkap Ketua Komisi Informasi Sumbar, Nofal Wiska, dalam Rakor Kehumasan Bawaslu Sumbar, di Hotel Grand Zuri Padang, Selasa (3/11).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Nofal menekankan pentingnya humas bertransformasi ke era digital. Jaringan komunikasi yang semakin luas sangat memungkinkan bagi humas untuk memanfaatkan para influencer dalam membangun citra organisasi atau lembaga.

“Para influencer ini umumnya memiliki banyak pengikut yang menjadi sasaran atau target informasi, serta bisa mempengaruhi opini publik,” ujar Nofal.

Di samping itu, humas juga harus memiliki wawasan tentang bahasa yang digunakan untuk memberi informasi. Bahasanya tidak kaku dan cenderung dekat ke masyarakat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Bahasa humas itu harus popular dan disukai netizen. Banyak berita sekarang yang melabrak bahasa jurnalistik lama. Tidak ada pakem terhadap ini, maka humas juga harus mengikuti perkembangan bahasa tersebut. Tidak hanya menulis, humas juga harus punya kemampuan memotret, membuat video dan infografis sebagai tuntutan komunikasi zaman sekarang,” ungkapnya.

Disampaikan Nofal, humas zaman now harus memiliki kompetensi teknologi dan kaidah jurnalistik.

“Personalisasi konten dan target pemirsa penting untuk dikuasai humas. Begitu juga bahasa media sosial harus dipahami humas,” katanya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Di samping itu, humas harus kreatif dan memahami global tren. Kemudian berintegritas dan terjebak menyebar berita hoaks. Humas jangan terafialiasi dengan kelompok mana pun di luar lembaga.

“Humas juga harus mampu berkolaborasi dengan influencer dan media. Sebab humas tidak akan mampu menjangkau masyarakat dengan menampilkan informasi di situs internal, tanpa kolaborasi dengan influencer dan media,” tandas Nofal. (mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB