Korban Rusuh Wamena: Nasrul Abit Pahlawan Kami

Penulis -

Jumat, 30 Oktober 2020 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Sejumlah korban kerusuhan Wamena, Jayawijaya Papua asal Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar menyatakan dukungan terhadap calon gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit. Pemberian dukungan itu sebagai balas jasa karena mantan Bupati Pessel itu pernah menyelamatkan mereka pada 2019 silam.

“Ini kesempatan kami membalas jasa beliau. Beliau pahlawan bagi kami, hanya beliau yang berani menjemput kami ke Wamena,” kata Haji Syafri saat menerima kunjungan safari politik Nasrul Abit di Kecamatan Bayang Utara, Pessel, Rabu (28/10).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dia mengatakan, saat kerusuhan terjadi, para perantau asal Minang terkatung-katung di pengungsian. Nasib mereka tidak kunjung ada kejelasan. “Alhamdulillah Pak Nasrul Abit datang, sehingga kami bisa pulang ke kampung halaman,” ungkap tokoh yang menjadi salah satu kepala suku di Wamena itu.
Karena itulah, Haji Syafri mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk memenangkan Nasrul Abit di Pilkada Sumbar 2020.

“Saatnya bersatu membalas bantuan kemanusiaan beliau kapada kami,” sebutnya.
Nasrul Abit berterimakasih atas dukungan tersebut. Baginya, apa yang dilakukan itu sudah menjadi tugasnya sebagai kepala daerah.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia kemudian menceritakan kembali perjalanannya ke Wamena untuk melihat para perantau Minang yang terjebak dalam kerusuhan. Saat itu ia berhasil memulangkan sekitar 800 orang, yang mayoritas terdiri dari perempuan dan anak-anak.

“Ada yang di rumah sakit, si Putri, saya datangi langsung. Kemudian mayoritas pengungsi di Makodim, saya lihat sedang mereka, sampai nangis saya melihat mereka, ada yang hanya bisa bawa baju saat lari dari perusuh,” sebut Nasrul Abit.
Dia mengaku tidak memiliki rasa takut saat melakukan aksi kemanusiaan itu. Sebab tekadnya sudah bulat ingin menyelamatkan warganya dari kerusuhan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Tidak ada rasa takut. Tapi ketika sudah pulang, saat baru tiba di Jakarta, baru saya takut saya. Terbayang andai kena panah atau semacamnya. Alhamdulillah Allah memberi perlindungan,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB