Jenderal Fakhrizal : Giatkan Olah Raga di Nagari

Penulis -

Jumat, 23 Oktober 2020 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Tiap nagari di sini, punya satu lapangan bola, dengan pengecualian beberapa nagari saja. Walau begitu, di paruh Orde Baru, banyak lapangan bola tingga sakarek, atau terdesak oleh bangunan SD Inpres. Tak ada lagi tanah, maka untuk sekolah, terpaksa tanah lapang dikorbankan.

Negeri kita, kata Jenderal Fakhrizal, adalah negeri dengan remajanya yang mandi keringat kala sore. Main bola, main volly, bulutangkis atau pimpong, di sebelahnya anak-anak main cakbur. Ada yang latihan silat dan bela diri lainnya. Negeri kita, riang tak tertirukan. Hal serupa terus berlangsung hingga kini, lalu muncul permainan yang relatif baru, futsal.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Fakhrizal ingin, olahraga apa saja di nagari riuh. Olahraga rakyat yang bertujuan untuk kesehatan dan prestasi. Jika pergi ke nagari-nagari, kata dia, banyak sekali bibit berbagai cabang olahraga, namun kurang terasah. Bola kaki misalnya, lapangan bola adalah saksinya. Saksi bagaimana remaja desa bermain secara alami. Itupun menjadi hebat. “Bayangkan kalau dilatih secara profesional,” kata dia, Kamis (22/10).

Bulutangkis juga demikian, permainan yang satu ini, selalu ada di nagari, menjadi tontonan yang menegangkan. “Kita bisa menjemput masa jaya olahraga Sumatera Barat kembali, untuk itu perlu kebersamaan,” kata pemain bola ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Jenderal ingin ada lapangan bola lagi tiap nagari, walau mencari tanah susah. Ini disebabkan karena memang kampung mendesak ke jalan raya. Semua terisi, termasuk lapangan bola ada di sana.Yang masih punya, ia minta dipertahankan, sebab akan dipakai dari generasi ke generasi. “Kita coba perhatian nanti setelah Pilgub, sebab ini aset komunal, susah membuat lapangan bola itu sekarang, jadi saya punya atensi yang kuat pada hal itu,” kata Fakhrizal.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Pada tataran lebih tinggi, Fakrizal ingin Sumbar bicara di tingkat nasional, untuk jenis olahraga apapun, sebab itu akan menjadi kebangaan. Di Padang misalnya olahraga selaju sampan, dayung, renang, hebat. “Renang itu bagus sekali,”katanya. Cabang lain? Sama bagusnya, karenanya, setelah Pilgub, tugas dan beban membina cabang-cabang itu akan ia didistrisikan kepada individu atau perusahaan yang memang mampu untuk itu. “Kita berdoa saja, segalanya baik-baik saja,” kata dia. (malin kapalo koto)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB