Warga Pariaman Gelar Ritual Ratik Tolak-bala

Penulis -

Selasa, 13 Oktober 2020 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar — Warga Desa Taluk, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatra Barat menggelar ritual ratik tolak-bala untuk meminta keselamatan saat melaut dan kelancaran rezeki kepada Allah SWT.

“Kegiatan ini sesuai dengan kondisi saat ini, tentu hikmahnya ada. Dan Desa Taluk merupakan satu-satunya desa yang melaksanakan ratik tolak-bala di Kota Pariaman,” kata Plt. Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Selasa (13/10).

Ia mengatakan ritual tersebut dilakukan karena saat ini ekonomi nelayan di daerah itu merosot serta ada seorang nelayan di Pariaman tenggelam saat menangkap ikan di laut yang jasadnya hingga sekarang tidak ditemukan.

Ia berharap tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat tercapai, sehingga dapat kembali mengangkat ekonomi nelayan dan selamat saat menangkap ikan.

Ia juga berharap kegiatan tersebut ditingkatkan yang tidak saja dilaksanakan tingkat desa namun hingga tingkat kota serta menjadi destinasi wisata budaya sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah itu.

“Kegiatan ini akan kami bahas di pemerintahan karena ini sesuai dengan visi dan misi kami untuk mengangkat budaya yang ada di Pariaman,” katanya.

Ia mengapresiasi warga Desa Taluk yang tetap mempertahankan budaya lokal setempat dengan menggelar ratik tolak-bala.

Sementara itu, Kepala Desa Taluk Ismet Zuhri mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan setiap tahun dan dilaksanakan selama tiga hari.

“Untuk siang ini berdoa makan bersama dan nanti malam usai Salat Isya kegiatan dilaksanakan,” kata dia.

Malam nanti, lanjutnya warga di daerah itu mengelilingi desa dengan melafalkan zikir dengan harapan permintaannya dikabulkan oleh Allah SWT.

Ia menyampaikan setiap tiga bulan dalam setahun banyak nelayan di daerah itu yang tidak bisa melaut akibat cuaca buruk dan dengan ratik tolak bala maka diharapkan hal tersebut cepat berlalu. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB