Pjs Bupati Tanah Datar Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Penulis -

Rabu, 30 September 2020 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Pjs Bupati Tanahdatar Erman Rahman mengimbau masyarakat Tanah Datar untuk dapat mematuhi protokol kesehatan. Hal itu seiring akan diterapkannya sangsi terhadap para pelanggar protokol kesehatan pada awal Oktober ini.

“Saya berharap, sanksi-sanksi yang sudah disiapkan ini tidak sampai kepada masyarakat. Jadi yang dibutuhkan itu adalah kesadaran. Untuk itu, saya minta tim bisa mensosialisasikan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat,” harap Erman Rahman, Rabu (30/9).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Erman Rahman yang juga menjabat Kepala BPBD Sumbar ini mengajak seluruh ASN Tanah Datar dan masyarakat agar disiplin memakai masker dan menerapkan prinsip memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

Terkait pemberian sanksi sudah diatur dalam Perbup 48 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan yang akan diterapkan pada awal Oktober tersebut. Namun, Erman berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan demi keselamatan bersama. Apalagi saat ini penambahan orang terinfeksi Covid 19 kembali meningkat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Hari Minggu 2 orang positif dan Senin bertambah 8 orang, Selasa bertambah 1 orang. Artinya, setiap hari ada penambahan kasus baru. Kita berharap zona Tanahdatar dari kuning turun ke hijau,” harapnya.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang, dilaporkan Rabu, (30/9) ditemukan 6 sampel terkonfirmasi positif Covid-19 dan 2 (dua) orang dinyatakan sembuh dengan hasil pemeriksaan dua kali negatif Covid-19.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi dan sembuh, sampai hari ini tercatat akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 200 orang. 127 orang sudah dinyatakan sembuh dengan hasil negatif, dan meninggal dunia 7 orang. Suspek 15 orang, Probable 1 orang dan pelaku perjalanan 46 orang. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB