Masyarakat Resah, Kantor Walinagari Sundatar Dicoret OTK

Penulis -

Senin, 21 September 2020 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Kantor Walinagari Sundata, Kecamatan Lubuk Sikaping dicoret Orang Tak Kenal (OTK). Tidak saja dicoret, kantor itu juga digembok di bagian pintu depannya. Kuat dugaan, kasus coret dinding ini merupakan rentetan dari dugaan kasus dua perangkat nagari yang melakukan mesum di kantor tersebut.

Aksi coret dengan menggunakan cat warna merah dan arang itu di antaranya bertuliskan bukan tempat mesum. Proses. Serta ada juga tulisan, anjay bukan tempat mesum. Ini sudah dua kali terjadi.

“Pagi tadi saya dapat informasi dari perangkat nagari bahwa dinding depan kantor walinagari kembali dicoret oleh orang tidak dikenal. Mendapat informasi tersebut, saya langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kesbangpol, Polsek Lubuksikaping, KAN, dan Bamus Nagari Sundatar,” kata Walinagari Sundata, Rio Endria Piliang baru-baru ini.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Rio mengaku, sebelumnya kata Rio, pada tanggal 7 September lalu, dinding kantor walinagari Sundata juga sempat dicoret dengan cat merah.

Bahkan, beberapa hari sebelum pencoretan dinding kantor walinagari itu, pihak nagari juga sempat menerima surat kaleng yang tidak diketahui siapa identitas pengirimnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Dalam isi surat kaleng itu, meminta walinagari agar memberhentikan dua perangkat nagari yang diduga mesum,” katanya.

Kata Rio, terkait surat kaleng yang dikirim masyarakat ke kantor walinagari beberapa waktu yang lal itu, dugaan adanya perangkat nagarinya yang diduga mesum itu, pihaknya juga sudah mengklarifikasi kebenarannya kepada kedua perangkat nagari kita itu.

“Bahkan sebagai peringatan, kita selaku walinagari juga sudah mengeluarkan surat  peringatan pertama (SP1) terhadap dua perangkat nagari kita itu,” terangnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Pada kasus pencoretan dinding kantor walinagari yang kedua kalinya ini, pihak nagari sudah laporkan ke pihak kecamatan, Kesbangpol Pasaman, Polsek Lubuk Sikaping, KAN, dan Bamus.

Rion meminta pada masyarakat, jika benar adanya perangkat di nagari yang melakukan dugaan tidak terpuji, maka tolong laporkan dengan bukti-bukti yang lengkap dan sumber yang jelas.

“Jika ada permasalahan tolong laporkan kepada kami dengan didukung bukti-bukti yang jelas. Dan jangan sampai,  karena ketidakpuasan dari masyarakat, dinding kantor wakinagari yang menjadi pelampiasannya,” tukasnya. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB