Ini Target Inseminasi Buatan pada Sapi di Pessel

Penulis -

Senin, 21 September 2020 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Untuk meningkatkan produktivitas masyarakat peternak di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, pemerintah daerah setempat bukan saja mengembangkan program integrasi perkebunan kelapa sawit dengan ternak sapi, tapi juga melalui program inseminasi buatan (IB).

“Upaya itu dilakukan, sebab Pesisir Selatan memang memiliki potensi yang sangat besar di sektor peternakan tersebut,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Pesisir Selatan, Efrianto, dilansir Prokabar dari MC Pessel, Senin (21/9).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dia menjelaskan bahwa ada sembilan kecamatan yang dijadikan sebagai sentra sapi di Pesisir Selatan, yakni Kecamatan Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Pancung soal, Airpura, Basa Ampek Balai Tapan, Ranah Ampek Hulu Tapan, dan Kecamatan Lunang.

“Walau demikian kita tetap mengintroduksi, atau memperkenalkan program IB ini kepada semua peternak di 15 kecamatan yang ada. Upaya ini kita dilakukan sebab di tahun 2020 ini kita menargetkan kawin suntik atau IB sebanyak 11.750 bibit,” jelas dia.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dia menjelaskan, agar target itu tercapai, terhadap ternak sapi yang akan dilakukan IB, terlebih dahulu dilakukan seleksi. Namun akibat pandemi Covid-19, target IB sebanyak 11.750 itu baru tercapai sebesar 54 persen. “Akibat pandemi yang masih belum mereda saat ini, membuat petugas kesehatan hewan (Keswan) pada enam Puskeswan yang ada belum bisa bekerja secara maksimal,” ungkap dia.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Walau demikian pihaknya tetap optimis target IB sebanyak 11.750 bibit tersebut akan tetap tercapai hingga Desember 2020 nanti.

Dia juga menjelaskan bahwa tahun 2019 lalu pihaknya telah melakukan IB sebanyak 10.965 bibit. Padahal tahun itu target yang direncanakan hanya 10.500 bibit. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB