Gedung Terbengkalai, Santri Ponpes Darrul Izzatil Islam Belajar di Musalla

Penulis -

Jumat, 18 September 2020 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solsel, Prokabar – Pesantren Muhammad Al-Fatih yang terletak di Jorong Pasia Putiah, Kecamatan, Nagari Pakan Rabaa Timur, Kabupaten Solok Selatan sedikit berbeda dengan pesantren pada umumnya. Pasalnya, pesantren yang terletak diantara perbukitan itu tidak memungut biaya kepada santri yang menimba ilmu.

“Niat kami membangun pesantren ini karena pendidikan di pesantren itu tidak harus mengeluarkan uang. Apalagi dengan jumlah yang banyak,” kata Pembina Yayasan Darrul Izzatil Islam, Lena Muhammad Natsir, Jumat (18/9).

Karena tidak memungut biaya kepada santrinya, pesantren itu hanya bisa menyediakan musala untuk tempat belajar para santri.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami sudah membangun gedung untuk santri sekolah, tetapi masih belum selesai. Terpaksa santri belajar di musala terlebih dahulu,” lanjutnya.

Saat ini, ada sebanyak 59 orang santri yang tengah menimba ilmu di pesantren itu. Agar proses belajar dapat diikuti oleh semua santri, pihaknya harus memberlakukan belajar secara bergantian di ruangan musala, karena gedung yang dibangun masih belum selesai.

“Kami saat ini hanya bisa menyediakan ruangan musala saja untuk santri. Karena kami masih kekurangan dana untuk membangun gedung,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Pihaknya masih terkendala biaya untuk membangun pesantren dan membayar guru yang mengajar.

“Untuk guru yang mengajar saja honornya hanya kami berikan tiga bulan sekali. Itupun dicicil,” lanjutnya.

Saat ini, pesantren tersebut masih menunggu uluran tangan dari dermawan yang mau menyumbangkan rezekinya untuk keberlanjutan pendidikan gratis untuk santri di daerah tersebut.

“Bagi dermawan yang hendak menyumbang atau wakaf bisa datang lansung ke pondok pesantren atau mengirim via rekening BRI atas nama yayasan Darul Izzatul Islam dengan nomor rekening 5545-01-022215-53-7,” katanya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Keberadaan pesantren di Jorong Pasia Putiah, Kecamatan, Nagari Pakan Rabaa Timur, Kabupaten Solok Selatan sangat diharapkan oleh masyarakat setempat. Pasalnya, keberadaan pesantren merupakan satu satunya sekolah di Kenagarian tersebut.

“Masyakarat bersyukur ada pondok pesantren di lingkungan mereka, karena sekolah jauh dan bisa menambah ilmu agama bagi anak anak,” tutupnya(*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB