Kampanyekan Imunisasi, Kemenkes Jalin Kerjasama dengan Facebook

Penulis -

Jumat, 18 September 2020 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan cakupan imunisasi, salah satunya karena isu negatif dengan banyaknya hoaks tentang vaksin dan imunisasi yang beredar di masyarakat.

Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Facebook, akan memulai kampanye imunisasi melalui media sosial untuk memberikan informasi akurat tentang imunisasi.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan cakupan imunisasi semakin menurun tahun ini karena adanya pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

“Untuk memahami situasi tersebut pada bulan Juli kita telah melakukan survey tentang ‘Persepsi Orang tua dan Pengasuh Mengenai Imunisasi Anak pada Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia,” kata Yuri dilansir, Jumat (18/9).

Ada beberapa faktor yang berperan bagi orang tua untuk mengambil keputusan mengimunisasi anaknya dimasa pandemik ini. Faktor paling penting adalah tingkat pemahaman tentang manfaat imunisasi, disusul persepsi kualitas layanan imunisasi, dan ketersediaan layanan imunisasi.

Hampir 82 persen melaporkan perlunya menerima informasi yang akurat dari Pemerintah. Tak hanya itu, Kementerian Kesehatan juga bekerja sama dengan UNICEF untuk kelancaran kampanye imunisasi.

Kampanye melalui facebook ini adalah bentuk respon terhadap permintaan masyarakat, yang akan dimulai tahap pertama di tiga provinsi yaitu Aceh, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Akan ada tahap selanjutnya yaitu di tingkat nasional. Yuri mengatakan akan terus mengoptimalkan kampanye melalui media sosial facebook ini bukan hanya untuk imunisasi rutin tapi juga imunisasi Covid-19 saat ditemukan.

“Semakin kita bisa belajar dari proses kampanye di media sosial ini, kita optimalkan terus menerus, semakin besar manfaatnya bagi program imunisasi, bukan hanya program rutin, namun nantinya bahkan untuk imunisasi Covid-19 saat vaksin ditemukan,” kata Yuri. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete
Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk
Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia
Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri
Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita
XL Axiata dan Komunitas Jurnalis Gelar Donor Darah untuk Anak-Anak Penderita Kanker
XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Kabut Asap di Kalsel
Upaya Ade Rezki Pratama Tekan Angka Stunting di Limapuluh Kota 

Berita Terkait

Senin, 21 Oktober 2024 - 10:17 WIB

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:19 WIB

Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:18 WIB

Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia

Rabu, 13 Desember 2023 - 22:50 WIB

Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri

Rabu, 29 November 2023 - 17:26 WIB

Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB