Terus Bertambah, Warga Agam Terpapar Covid-19 Mencapai 183 Orang

Penulis -

Jumat, 4 September 2020 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam dari Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, terkonfirmasi tambahan 4 orang warga Agam positif terinfeksi covid-19. Sementara itu kesembuhan pasien Covid-19 setelah dua kali konfirmasi negatif bertambah 4 orang.

“Total sampai hari ini telah berjumlah 183 orang warga Agam terinfeksi Covid-19. Terjadi penambahan 4 orang dari hari kemaren. Sembuh bertambah 4 orang, sehingga total sembuh 48 orang dan meninggal tetap sebanyak 3 orang,” ungka Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 sekaligus Sekda Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt. Maruhum, Kamis (3/9).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Keempat warga tersebut tiga orang diantaranya warga Nagari Padang Lua, Kecamatan Banuhampu, inisial K (54), YS (25) dan N (70). Satu orang lagi warga Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang berinisial DP (40).

Sementara itu, warga Agam yang dinyatakan sembuh setelah dua kali konfirmasi negatif DS(42), Warga Lasi Mudo Kecamatan Canduang, yang dirawat di Diklat Baso. GR(14), Warga Nagari Padang Lua Kecamatan Banuhampu, yang dirawat di RSAM Bukittinggi. SA (59), Warga Nagari Padang Tarok Kecamatan Baso, yang dirawat di RS Rasidin. Dan RB(47), Warga Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang, yang dirawat mandiri di rumah.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Kasus Suspek atau dicurigai terinfeksi Covid-19 sebanyak 129 orang, Probabel atau kasus suspek dengan ISPA berat tidak ada, Kontak erat atau memiliki riwayat kontak dengan kasus probabel atau konfirmasi COVID-19 sebanyak 424 orang. Konfirmasi positif terinfeksi virus COVID-19 sebanyak 132 orang. Dan Dirawat sebanyak 132 orang dengan rincian 48 orang di rumah sakit, 12 orang di karantina dan 72 orang isolasi mandiri.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Saat ini, Kabupaten Agam masuk kategori zona orange. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan marilah kita disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkas M. Dt Maruhum. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB