Pilkada Watch Awasi Protokol Kesehatan Pelaksanaan Pilkada Serentak

Penulis -

Senin, 31 Agustus 2020 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Direktur Eksekutif Pilkada Watch, Wahyu A Permana, menyatakan kesiapan di 270 daerah dalam mengawasi Pilkada Serentak Tahun 2020 dari sisi pelaksanaan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Wahyu melalui keterangannya, Senin (31/8).

“Pilkada Watch sudah menjalin kerjasama dengan pengembang aplikasi pengawasan yang memungkinkan relawannya melaporkan secara daring pelanggaran yang dilakukan dalam proses Pilkada terutama terhadap protokol kesehatan. Kegiatan ini merupakan  bentuk dukungan terhadap Pilkada sebagai Gerakan Lawan Covid-19,” ujar Wahyu.

“Kami siap mengawasi dan memberikan sanksi sosial pada calon kepala daerah yang melanggar aturan protokol kesehatan Covid-19,” tambahnya.

Dia menyebutkan, apa yang dilakukannya merupakan gerakan masyarakat yang terpanggil untuk ikut menjadi agen-agen melawan Covid-19 dalam Pilkada.

“Pilkada Watch berharap, menjadi mata dan telinga Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP agar Pilkada jadi Gerakan Lawan Covid baik di lapangan maupun medsos karena selain sebagai aktivis gerakan sebagian besar anggota juga influencer-influencer atau pegiat aktif medsos,” urainya.

Sementara itu, Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik,  menyambut baik Pilkada Watch sebagai bagian dari masyarakat untuk membantu memberikan pengawasan terhadap situasi yang terjadi di lapangan selama proses tahapan Pilkada Serentak 2020.

Menurut dia, kehadiran masyarakat sangat penting untuk melaporkan secara objektif semua pelanggaran yang terjadi.

“Yang terlibat dalam proses Pilkada itu setidaknya ada lima. Pertama masyarakat, partai politik, kemudian calon itu sendiri, pemerintah dan media masa,” ujarnya.

“Dengan kehadiran teman-teman yang punya jejaring kuat di setiap daerah untuk melakukan pengawasan sangat membantu, apalagi kondisi Covid sekarang banyak larangan -larangan sehingga pengawasan jauh lebih kompleks,” tambahnya.

Sedangkan Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Andi Bataralifu, mendukung kerja sama antara Ditjend Otonomi Daerah Kemendagri dengan Pilkada Watch.

“Kami mengucapkan terima kasih atas rencana  kerja sama dari Pilkada Watch. Kami berharap Pilkada Watch dapat memberikan informasi yang valid dari 270 daerah yang melakukan Pilkada Serentak Tahun 2020,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB