“Mau Apa Kita”, Malam Ini, Doktor Andani Jadi Pembicara Webinar di CPPC-19

Penulis -

Kamis, 20 Agustus 2020 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Dr.dr Andani Eka Putra menjadi pembicara utama pada diskusi webinar dengan tema Kemerdekaan di Tengah Pandemi, “Kita Mau Apa?”

Diskusi webinar digelar tiga lembaga negara, Ombudsman, Komnas HAM dan Komisi Informasi Sumbar di Sumbar. Tiga lembaga bentukan undang-undang ini memposisikan diri sebagai Cluster Pengawasan Penanganan Covid-19 (CPPC-19) Sumbar.

“Insya Allah nanti malam pukul 20.00 WIB, kita menggelar webinar dengan pembicara utama Dr.dr Andani Eka Putra, pembicara lainnya inisiaotor gerakan “Kawal Covid-19 Sumbar” Sari Lenggogeni juga tak kalah penting pasien positif yang sudah dinyatakan sembuh ikut nimbrung di diskusi bertemakan Kemerdekaan Di Tengah Pandemi, Kita Mau Apa?,”ujar Ketua Komisi Informasi Sumbar Nofal Wiska, Kamis 20 Agustus 2020 di Padang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sedangkan Ketua Ombudsman Perwakilan Sumbar Yefri Heriani menegaskan kondisi penularan covid-19 sudah menjadi masalah semua orang di Sumbar maupun Indonesia bahkan dunia.

“Persoalanya bagaimana menekan penularan dan mengendalikan penyebaran virus korona ini yang mesti di-update terus, bagaimana peran pemerintah dan apa pula respon masyarakat, pada diskusi malam nanti kita akan menggali dengan narasumber yang berkompeten terkait covid-19 dan dampaknya itu,”ujar Uni Yef biasa kalangan aktifis di Sumbar menyapanya.

Hadirnya Dr. dr Andani Eka Putra pada webinar malam nanti itu (Kamis,-red) tentu makin menambah daya lecut untuk memperkukuh gerakan lawan bersama korona di Sumbar.

Andani sendiri diberbagai kesempatan terahir di ILC TvOne menegaskan bahwa covid-19 bukan masalah pemerintah dan tenaga kesehaan saja, tapi masalah semua anak bangsa.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Positif banyak karena tracing dan testing itu baik, tanpa tracing maka tidak bisa dibayangkan bagaimana bahayanya masyarakat berintegrasi dengan silent spreader,”ujar Andani.

Tapi respon publik dan setengah hati bahkan publik dinilai mulau jenuh dengan obat penangkal covid-19 yaitu protokol kesehatan. Ada pula sebagian pemerintahan di Sumbar enggan sehingga upaya masif tracing dan testing spesimen swab sedikit terganggu.

“Status daerah merah, oranye dan kuning serta hijau jangan dijadikan konsumsi politik kepentingan. Tapi status itu terjadi karena kita komit menjalankan standar digariskan WHO,”ujar Andani.

Bahkan Andani juga pernah memgatakan perlu ada ajakan ayo swab untuk memutus mata rantai itu.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Saat ini kita bekerjasama dengan mubaligh untuk mensosialisasikan ke jemaah masjid agar ada kerelaan sendiri untuk swab. Dan pemerintah harus menjamin sarana dan prasarana pengambilan sampel swab. Itu semua harus digratiskan,”ujar Andani.

Untuk lengkapnya tentu ikut nimbrung di diskusi webinar nanti malam akan menambah pemahaman terhadap covid-19.

“Cluster Pengawasan Penaganan Covid-19 (CPPC-19) Sumbar bagian upaya bersama stakeholder untuk memadukanpadankan treacing dan testing masif swab di Sumbar demi mengendaikan laju penularan covid-19 yang semakin mengganas memapar warga provinsi ini,”ujar Wakil Ketua Komisi Informasi Sumbar Adrian Tuswandi pada relise lembaganya, Kamis sore ini. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB