“Dicaruik Pungkang” Pedagang, Ini Tanggapan Mahyeldi

Penulis -

Jumat, 7 Agustus 2020 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Walikota Padang Mahyeldi menanggapi video viral yang dimaki-maki dengan kata kotor atau “dicaruik pungkang” pedagang di Pantai Padang, usai menegur warga yang berjualan di area terlerang berjualan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL),

Dalam video tersebut warga yang ditegur malah mengeluarkan kata-kata kotor ketika mendapat teguran secara langsung oleh Wali Kota Padang.

Meski dapat caruik pungkang dari warga yang ditegur, terlihat Wako Mahyeldi tetap tenang dan tidak emosi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Video tersebut kemudian viral di media sosial dan menyebar kemana-mana.

Lantas, bagaimana tanggapan Wali Kota Padang?

“Biasalah. Kan kita bertemu dengan masyarakat, kita bersua, dan kemudian kita sampaikan. Respon masyarakat macam-macam. Soal kronologinya, ya begitulah” kata Wali Kota Padang Mahyeldi ketika dikonfirmasi wartawan usai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Padang dengan agenda HUT Kota Padang ke-351, Jumat (7/8).

Walikota yang akrab disapa Buya ini mengaku tidak marah dan dendam dengan sikap warga tersebut kepadanya. Termasuk dengan beredarnya video yang kini viral tersebut.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Oh, ndak-ndak. Justru kita kemaren, dengan ada video segala macam, justru kita tidak ada mengatakan kalimat-kalimat yang tidak baik kan. Ya justru karena ada sesuatu hal pada warga kita, dan kemudian merespon, maka dalam hal ini, kita tetap memberikan yang terbaik. Buktinya, Pantai Padang kan kita rapikan. Dan kita juga tidak ada melarang warga masyarakat kita di sana,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Saat ditanya apakah akan memperkarakan kasus itu, Mahyeldi menegaskan, tidak akan menempuh proses hukum atas kejadian tersebut.

“Ndak-ndak. Ndak apa-apa, itu adalah konsekuensi menjadi Walikota, begitu. Semua respon masyarakat, kita nikmati dan kemudian kita bersyukur atas apa yang dilakukan. Karena memang tidak semua apa yang dilakukan itu, direspon secara baik oleh setiap orang. Tapi itulah warga kita, dan mereka adalah warga masyarakat Kota Padang yang harus tetap kita perhatikan,” pungkasnya.(mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB