Pemkab Agam Terus Dorong Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Penulis -

Kamis, 23 Juli 2020 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar — Deretan panjang kasus Covid-19 di Sumatra Barat terus berjalan. Pasalnya, sejumlah kasus baru kembali datang dan melanda sejumlah daerah.

Selain Kota Pariaman, Kabupaten Agam juga kembali bertambah. Kondisi itu, awalnya Jajaran Pemerintah Daerah bersama pihak sekolah dan masyarakat berharap anak didik dapat kembali beraktifitas belajar tatap muka. Kemungkinan, hal itu tertunda dan menambah waktu belajar dengan Daring dan Luring.

Khusus di Kabupaten Agam, Bupati bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah sudah membentuk Tim Simulasi Tatap Muka pada seluruh sekolah se Kabuoatr Agam. Hasil simulasi ke lapangan itu, akan dilakukan Rapat Paripurna dan baru bisa memutuskan bisa atau tidaknya belajar tatap muka.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Kita berharap kabupaten Agam tidak bertambah lagi kasus baru. Kemaren sudah mulai hampir habis, masuk lagi kasus baru. Dan terus bertambah lagi satu kasus baru,” terang Martias Wanto, Setda Kabupaten Agam usai melakukan Simulasi Sekolah Untuk persiapan tatap muka di Ampek Nagari dan Palembayan, Kamis (23/7).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, kasus tersebut merupakan kasus ke tiga di masa Tatanan Normal Baru. Dan hal ini hendaknya menjadi pelajaran kepada seluruh masyarakat untuk lebih memahami. Mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker keluar rumah, rajin mencuci tangan Di setiap lokasi yang telah disediakan, selalu menjaga jarak saat berkomunikasi dengan orang lain, dan selalu membawa hansanitazer.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Jika status Agam berubah zona kuning menjadi zona merah, maka aktifitas belajar tatap muka sesuai permintaan dan harapan kita semua akan pupus. Dan ini akan sangat kita sayangkan. Kita semestinya dan terus upayakan bagaimana status zona kuning menjadi zona hijau. Untuk itu, mari kita sama-sama dukung harapan ini. Dengan mematuhi protokol kesehatan dan menahan diri untuk tidak berpergian ke daerah zona merah,” tutup M. Dt. Maruhun (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB