Ini Alasan Bupati Pessel Enggan Sampaikan Hasil Audit RSUD M Zein

Penulis -

Jumat, 17 Juli 2020 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar —Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni, masih enggan menyampaikan hasil audit BPKP terkait mangkraknya pembangunan RSUD M.Zein Painan.

Hendrajoni beralasan, karena 45 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ada sebagian tidak hadir pada agenda sidang paripurna penyampaian Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019, Jumat (17/7).

Padahal, sebelumnya, Hendrajoni sudah berniat. Untuk menyampaikan hasil audit BPKP di depan seluruh anggota DPRD Pessel.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Bupati Pessel, Hendrajoni, mengatakan, dirinya tidak mau menyampaikan hasil audit BPKP tersebut, karena tidak hadirnya seluruh Anggota DPRD Pessel pada sidang hari ini.

“Saya tidak mau menyampaikan hasil audit BPK terkait mangkraknya pembangunan RSUD M. Zein Painan yang berada di Kabun Taranak, Painan hari ini, “ujarnya pada wartawan di Painan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dia menginginkan seluruh Anggota DPRD Pessel, hadir saat dirinya menyampaikan hasil audit dari BPKP.

Hadirnya seluruh anggota dewan bisa mendengarkan dengan jelas hasil audit dari BPKP dan tidak ada yang saling serang dan dirugikan.

Hadirnya seluruh anggota dewan, kata Hendrajoni, guna untuk mengantisipasi adanya isu-isu yang tidak sedap terhadap dirinya sebagai bupati.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Jangan nanti, ada yang goreng-goreng isu yang tidak sedap terkait hasil audit BPKP itu. Saya menginginkan seluruh anggota dewan hadir, kalau sudah hadir seluruhnya barulah saya sampaikan, “ujarnya lagi.

Kendati demikian, hasil audit BPKP tersebut sudah berada ditangannya, dan dia sudah tau hasilnya, apakah dilanjutkan atau tidak, tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB